Harga Emas Antam Hari Ini Turun

JAKARTA, KOMPAS.com – Harga emas bersertifikat PT Aneka Tambang (Antam) pada Kamis (1/7/2015) kembali mengalami penurunan.

Dikutip dari  laman Logam Mulia, harga emas Antam dibanderol pada Rp 550.000 per gram atau turun Rp 2.000 dibanding kemarin.

Adapun harga rata-rata  satu gram emas untuk pecahan 500 gram adalah Rp 512.600 per gram.

Sementara untuk pembelian kembali (buyback) emas oleh pihak Antam, juga mengalami penurunan, yakni menjadi Rp 493.000 dari sebelumnya Rp 495.000 per gram.

Berikut harga emas batangan Antam :
1 gram : Rp 550.000
5 gram : Rp 2.605.000
10 gram : Rp 5.160.000
25 gram : Rp 12.826.000
50 gram : Rp 25.600.000
100 gram: Rp 51.150.000
250 gram : Rp 127.750.000
500 gram : Rp 255.300.000 (Sumber: Kompas)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Harga Emas Antam Turun Rp 5.000 per Gram dalam 3 Hari

Liputan6.com, Jakarta – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali turun pada perdagangan Kamis (2/7/2015). Penurunan harga jual harga emas Antam tercatat Rp 2.000 per gram menjadi Rp 550.000 per gram. Dalam tiga hari terakhir, harga jual emas Antam telah merosot Rp 5.000 per gram.

Demikian juga dengan harga pembelian kembali (buyback) logam mulia Antam yang juga ikut turun Rp 2.000 menjadi Rp 493 ribu per gram. Artinya, jika Anda menjual emas yang Anda miliki maka Antam akan membelinya di harga Rp 493 ribu per gram.

Antam menjual ukuran emas dari 1 gram hingga 100 gram. Hingga pukul 07.44 WIB, sebagian besar ukuran emas Antam masih tersedia. Hanya ukuran emas 500 gram yang sudah habis terjual.

Mengingat tingginya animo masyarakat, transaksi pembelian emas batangan yang datang langsung ke Antam dibatasi hingga maksimal 150 nomor antrean per hari.

Berikut daftar harga emas yang dijual Antam:

* Pecahan 1 gram Rp 550.000
* Pecahan 5 gram Rp 2.605.000
* Pecahan 10 gram Rp 5.160.000
* Pecahan 25 gram Rp 12.825.000
* Pecahan 50 gram Rp 25.600.0000
* Pecahan 100 gram Rp 51.150.000
* Pecahan 250 gram Rp 127.750.000
* Pecahan 500 gram Rp 255.300.000. (Sumber: Liputan6)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Comex Bertahan di US$1.169,30 Per Ounce

Solopos.com, JAKARTA – Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun, Kamis (2/7/2016), lantaran penguatan dolar AS mengimbangi kekhawatiran investor atas gagal bayar (default) Yunani.

Seperti dilansir Xinhua, Kamis pagi WIB, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus turun US$2,5 atau 0,21% menjadi menetap di US$1.169,30 per ounce.

Emas berada di bawah tekanan karena Indeks Dolar AS naik 0,74% menjadi 96,23 pada pukul 00.53 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Analis percaya bahwa banyak investor yang menggunakan dolar AS sebagai “safe haven” bukan emas setelah pemerintah Yunani gagal bayar atau “default” pada pembayaran kepada Dana Moneter Internasional (IMF) karena potensi masa depan untuk kenaikan suku bunga AS, yang menempatkan tekanan tambahan pada logam mulia.

Ketika suku bunga AS naik itu mendorong para investor memburu aset-aset bersuku bunga seperti ekuitas dan bukan emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil.

Lembaga riset Institute for Supply Management juga merilis sebuah laporan pada Rabu yang menempatkan tekanan pada emas karena melaporkan indeks manufaktur Juni primer di 53,5. Komponen pekerjaaan indeks naik hampir empat poin menjadi 55,5 dari Mei. Analis mengatakan ini signifikan untuk angka ini dan memberikan tekanan pada emas.

Perak untuk pengiriman September turun 0,4 sen, atau 0,03%, menjadi ditutup pada US$15,577 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober bertambah US$8,3, atau 0,77%, menjadi ditutup pada US$1.087,80 per ounce. (Sumber: Solopos)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Tekanan Dolar Lebih Kuat Bikin Emas Turun

Metrotvnews.com, Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun pada Rabu waktu setempat atau Kamis (2/7/2015) waktu untuk Indonesia akibat adanya penguatan mata uang dolar Amerika Serikat (USD) yang mengimbangi kekhawatiran investor atas gagal bayarnya Yunani.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus turun USD2,5 atau 0,21 persen menjadi menetap di USD1.169,30 per ounce. Emas berada di bawah tekanan karena indeks USD naik 0,74 persen menjadi 96,23 pada pukul 00.53 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor. Analis percaya bahwa banyak investor yang menggunakan USD sebagai safe haven.

Selain adanya Yunani yang mengalami gagal bayar kepada kepada Dana Moneter Internasional (IMF), adanya potensi di masa yang akan datang kenaikan terhadap suku bunga AS membuat tekanan lebih bertambah terhadap logam mulia.

Lembaga riset Institute for Supply Management juga merilis sebuah laporan yang menempatkan tekanan pada emas karena melaporkan indeks manufaktur Juni primer di 53,5. Komponen pekerjaaan indeks naik hampir empat poin menjadi 55,5 dari Mei. (Sumber: MetroTvNews)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Dollar AS Perkasa, Harga Emas Dunia Turun

CHICAGO, KOMPAS.com – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada Rabu (1/7/2015) waktu setempat (Kamis pagi WIB), karena penguatan dollar AS mengimbangi kekhawatiran investor atas gagal bayar (default) Yunani.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 2,5 dollar AS atau 0,21 persen menjadi menetap di 1.169,30 dollar AS per ounce.

Emas berada di bawah tekanan karena Indeks Dollar AS naik 0,74 persen menjadi 96,23 pada pukul 00.53 GMT. Indeks adalah ukuran dari dollar AS terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dollar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dollar AS naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dollar AS menjadi lebih mahal bagi investor.

Analis percaya bahwa banyak investor yang menggunakan dollar AS sebagai safe haven bukan emas setelah pemerintah Yunani gagal bayar atau “default” pada pembayaran kepada Dana Moneter Internasional (IMF) karena potensi masa depan untuk kenaikan suku bunga AS, yang menempatkan tekanan tambahan pada logam mulia.

Ketika suku bunga AS naik itu mendorong para investor memburu aset-aset bersuku bunga seperti ekuitas dan bukan emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil.

Lembaga riset Institute for Supply Management juga merilis sebuah laporan pada Rabu yang menempatkan tekanan pada emas karena melaporkan indeks manufaktur Juni primer di 53,5. Komponen pekerjaaan indeks naik hampir empat poin menjadi 55,5 dari Mei. Analis mengatakan ini signifikan untuk angka ini dan memberikan tekanan pada emas.

Perak untuk pengiriman September turun 0,4 sen, atau 0,03 persen, menjadi ditutup pada 15,577 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober bertambah 8,3 dollar AS, atau 0,77 persen, menjadi ditutup pada 1.087,80 dollar AS per ounce. (Sumber: Kompas)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Harga Emas Comex Naik 0,49%

Solopos.com, JAKARTA – Keputusan Pemerintah Yunani untuk meminta persetujuan rakyatnya dalam penyelesaian masalah dana talangan (bailout), memberikan sinyal buntunya perundingan hingga berujung pada gagal bayar (default).
Situasi itu dimanfaatkan investor memburu emas dan mengangkat harganya ke level yang lebih baik.

Pada Selasa pagi (30/6) pukul 04.29 WIB, emas spot berada di area US$1.177,32 per ounce, menguat 4,42 poin (0,38%).

Padahal sehari sebelumnya, emas spot sempat menguat di level US$1.184/ounce.

Sedangkan emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Senin (Selasa pagi WIB), karena kekhawatiran atas kemerosotan Yunani ke arah gagal bayar (default) mendorong investor beralih ke emas sebagai safe haven.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus naik US$5,8 (0,49%), menjadi menetap di US$1.179 per ounce.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar turun, emas berjangka akan naik karena emas yang diukur dengan dolar AS menjadi lebih mahal bagi para investor. (Sumber: Solopos)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Harga Emas Antam Turun Rp 1.000 Per Gram

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada Selasa (30/6/2015) turun Rp 1.000 menjadi Rp 554.000 per gram.

Perdagangan kemarin, emas Antam usai naik Rp 3.000 menjadi Rp 555.000 per gram.‎

Pergerakan turun juga terjadi pada pembelian kembali (buyback) emas oleh pihak Antam, yang kini di level Rp 496.000 dari sebelumnya Rp 497.000 per gram.

Berikut harga emas batangan Antam dalam hitungan per bar yang dikutip dari situs logammulia.com :

1 gram : Rp 554.000

2,5 gram : Rp1.325.000

5 gram : Rp 2.625.000

10 gram : Rp 5.200.000

50 gram : Rp 25.800.000

250 gram : Rp 128.750.000
500 gram : Rp 257.300.000

(Sumber: Tribunnews)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Yunani Angkat Harga Emas Dunia

CHICAGO, KOMPAS.com – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Senin (29/6/2015) waktu setempat (Selasa pagi WIB). Kenaikan ini didorong oleh  kekhawatiran terhadap risiko gagal bayar (default) utang Yunani.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 5,8 dollar AS, atau 0,49 persen, menjadi menetap di 1.179 dollar AS per ounce.

Pemerintah Yunani pada Senin menyatakan, tidak akan mampu memenuhi batas waktu 30 Juni untuk membayar utang kepada Dana Moneter Internasional (IMF).

Bank-bank Yunani tutup pada Senin karena ketidakstabilan, dan kontrol modal telah diterbitkan di negara itu, dengan membatasi penarikan uang di ATM. Peristiwa ini mendestabilisasi ekonomi zona euro, dan memberikan emas beberapa momentum kenaikan.

Ada referendum nasional yang dijadwalkan pada 5 Juli, di mana orang-orang Yunani akan memutuskan apakah menerima atau tidak paket bantuan Uni Eropa. Lebih lanjut mendestabilisasi pasar-pasar Yunani, menambahkan dukungan untuk logam mulia.

Penurunan dollar AS juga mendukung emas. Indeks dollar AS, yang mengukur dollar AS terhadap sekeranjang mata uang utama, turun 1,34 persen menjadi 94,89 pada pukul 18.16 GMT.

Emas dan dollar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dollar turun, emas berjangka akan naik karena emas yang diukur dengan dollar menjadi lebih mahal bagi para investor.

Sementara itu perak untuk pengiriman September turun 7,3 sen, atau 0,46 persen, menjadi ditutup pada 15,695 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 1,6 dollar AS, atau 0,15 persen, menjadi ditutup pada 1.082,30 dollar AS per ounce.

(Sumber: Kompas) (Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Krisis Yunani Angkat Harga Emas

Liputan6.com, Chicago – Harga emas bergerak ke level tertinggi di awal pekan ini seiring krisis keuangan Yunani memburuk. Sentimen itu mengangkat harga logam pada sesi kedua perdagangan.

Harga emas untuk pengiriman Agustus naik US$ 5,8 menjadi US$ 1.179 per ounce di divisi Comex. Kenaikan itu tertinggi sejak 22 Juni. Sementara itu, harga perak untuk pengiriman September turun 7,3 sen (0,5 persen) menjadi US$ 15.695.

“Harga emas bereaksi terhadap situasi Yunani. Akan tetapi pergerakannya akan penuh setelah Uni Eropa mengeluarkan rilis tingkat suku bunga,” kata Julian Philips, pendiri dan kontributor GoldForecast, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Selasa (30/6/2015).

Ia menambahkan, harga emas juga akan bergerak jika referendum mengatakan menolak, dan Yunani keluar dari Uni Eropa. “Kita akan lihat dampaknya. Jika Yunani berkata ya, maka tak lama lagi akan keluar dari anggota Uni Eropa,” tutur Phillips.

Ia memperkirakan, sekitar 85 persen kesempatan Yunani untuk keluar. “Jika itu terjadi maka harga emas kena dampak terhadap perkembangan di sana,” kata Phillips.

Akan tetapi, Kepala Riset Insignia Consultants Chintan Karnani menilai, zona Euro dan Amerika Serikat (AS) tidak akan membiarkan Yunani keluar dari Euro.

“Bila mereka membiarkan Yunani keluar maka dalam jangka panjang Yunani semakin dekat ke Rusia. NATO tidak akan membiarkan Yunani bagian dari Rusia, dan memimpin konsorsium perdagangan. Hubungan makin dalam antara Rusia dan Yunani telah menjadi perhatian barat,” kata Karnani.

Di awal pekan ini, bank Yunani dan bursa saham tutup setelah pemerintah Yunani mengumumkan belum ada kesepakatan soal dana talangan baru dari kreditor. Pemerintah Yunani malah menawarkan referendum soal menerima persyaratan kreditor internasional. Sementara itu, Yunani harus membayar utang kepada Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa pekan ini. Di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) cenderung melemah terhadap euro. Pelemahan dolar menguntungkan emas.

(Sumber: Liputan6)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Emas naik didorong instabilitas Yunani

Chicago (ANTARA News) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Senin (Selasa pagi WIB), karena kekhawatiran atas kemerosotan Yunani ke arah gagal bayar (default) mendorong investor beralih ke emas sebagai “safe haven”.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 5,8 dolar AS, atau 0,49 persen, menjadi menetap di 1.179 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

Pemerintah Yunani pada Senin mengatakan bahwa ia tidak akan mampu memenuhi batas waktu 30 Juni untuk membayar utang kepada Dana Moneter Internasional (IMF).

Bank-bank Yunani tutup pada Senin karena ketidakstabilan, dan kontrol modal telah diterbitkan di negara itu, dengan membatasi penarikan uang di ATM. Peristiwa ini mendestabilisasi ekonomi zona euro, dan memberikan emas beberapa momentum kenaikan.

Ada referendum nasional yang dijadwalkan pada 5 Juli, di mana orang-orang Yunani akan memutuskan apakah menerima atau tidak paket bantuan Uni Eropa. Lebih lanjut mendestabilisasi pasar-pasar Yunani, menambahkan dukungan untuk logam mulia.

Penurunan dolar AS juga mendukung emas. Indeks dolar AS, yang mengukur dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, turun 1,34 persen menjadi 94,89 pada pukul 18.16 GMT.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar turun, emas berjangka akan naik karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi para investor.

Perak untuk pengiriman September turun 7,3 sen, atau 0,46 persen, menjadi ditutup pada 15,695 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 1,6 dolar AS, atau 0,15 persen, menjadi ditutup pada 1.082,30 dolar AS per ounce. (Sumber: Antaranews)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Harga Emas Antam Susut di Tengah Naiknya Emas Global

JAKARTA – Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini susut Rp1.000/gram. Susutnya harga emas Antam di tengah naiknya emas global.

Dilansir dari situs resmi Logam Mulia, Selasa (30/6/2015), harga jual emas dari Rp555.000/gram menjadi RP554.000/gram. Sementara buyback emas dari Rp497.000/gram menjadi 496.000/gram.

Adapun, emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.068.000, dengan harga per gram Rp534.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.584.000 dengan harga Rp528.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.100.000 dengan harga per gram Rp525.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.625.000 dengan harga per gram Rp525.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.200.000, dengan harga per gram Rp520.000.

Harga emas 25 gram Rp12.925.000 dengan harga per gram Rp517.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp25.800.000, dengan harga per gram Rp516.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp51.550.000, dengan harga per gram Rp515.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp129.000.000, dengan harga per gram Rp515.000.

Emas ukuran 500 gram dihargai Rp257.300.000, dengan harga per gram Rp514.600. Namun emas ukuran ini sudah habis terjual.

Sementara harga emas global melanjutkan kenaikan dua hari pada Selasa didorong Yunani yang mendekati gagal bayar (default) utang, memunculkan pertanyaan atas masa depan Yunani di zona Eropa.

Dikutip dari Reuters, emas di pasar spot sedikit berubah menjadi USD1.179,86/ons pada pukul 00.55 GMT atau 08.55 WIB, setelah naik 0,6% dalam dua sesi terakhir.

Yunani hanya beberapa jam lagi menderita default utang 1,6 miliar euro kepada Dana Moneter Internasional (IMF). Lembaga pemeringkat Standard and Poor memangkas peringkat utang Yunani satu tingkat ke level sampah menjadi CCC-.

Pada perdagangan semalam di Wall Street, ketiga indeks saham utama anjlok. Euro awalnya jatuh tapi kemudian pulih.

Akibatnya, permintaan emas meningkat, yang biasanya terlihat sebagai alternatif investasi selama masa ketidakpastian ekonomi dan keuangan. Namun keuntungan cenderung berumur pendek dan masih terlihat bearish di tengah prospek kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada akhir tahun ini. (Sumber: Sindonews) (Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Perundingan Utang Yunani Berimbas ke Harga Emas

CHICAGO – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun karena perundingan utang Yunani dilanjutkan menjelang batas waktu 30 Juni.

Seperti dilansir Xinhua, Jumat (26/6/2015), kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 1,1 dolar AS, atau 0,09 persen, menjadi menetap di 1.171,80 dolar AS per ounce.Ini adalah penurunan emas sesi kelima berturut-turut sejak Jumat lalu.

Para negosiator untuk Bank Sentral Eropa (ECB) dan pemerintah Yunani telah memulai putaran perundingan lagi pada Kamis, menstabilkan harga emas dari kejatuhan sebelumnya. Analis mengatakan bahwa Yunani berusaha untuk tetap di zona euro, meskipun dilanda krisis utang.

Batas waktu untuk kesepakatan adalah 30 Juni ketika Yunani harus melakukan pembayaran utang kepada Dana Moneter Internasional (IMF), tetapi analis mengatakan para perunding sedang berusaha untuk memiliki kesepakatan yang disiapkan untuk KTT para pemimpinan Uni Eropa di Brussel, Belgia, akhir pekan ini.

Perak untuk pengiriman Juli turun 4,5 sen, atau 0,28 persen, menjadi ditutup pada 15,808 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli menambahkan 10,3 dolar AS, atau 0,96 persen, menjadi ditutup pada 1.084,40 dolar AS per ounce. (Sumber: Okezone)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Emas Global Pulih, Harga Emas Antam Rebound

JAKARTA – Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini balik arah menguat (rebound) Rp1.000/gram, sedangkan beli kembali (buyback) naik Rp2.000/gram. Naiknya harga emas ini sejalan dengan pulihnya harga emas global.

Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Jumat (26/6/2015), harga jual emas dari Rp550.000/gram menjadi Rp552.000/gram dan buyback emas dari Rp493.000/gram menjadi Rp495.000/gram.

Adapun, ukuran 2 gram dihargai Rp1.064.000, dengan harga per gram Rp532.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.578.000 dengan harga Rp526.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.092.000 dengan harga per gram Rp523.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.615.000 dengan harga per gram Rp523.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.180.000, dengan harga per gram Rp518.000.

Harga emas 25 gram Rp12.875.000 dengan harga per gram Rp515.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp25.700.000, dengan harga per gram Rp514.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp51.350.000, dengan harga per gram Rp513.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp128.250.000, dengan harga per gram Rp513.000.

Emas ukuran 500 gram dihargai Rp256.300.000, dengan harga per gram Rp512.600. Namun emas ukuran ini sudah habis terjual.

Sementara harga emas global beringsut lebih tinggi pada hari ini, pulih dari harga terendah dalam lebih dari dua pekan karena Yunani gagal mencapai kesepakatan dengan kreditor internasional, meski di tengah ekspektasi naiknya suku bunga AS.

Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,1%  menjadi USD1.174,53/ons pada pukul 00.48 GMT atau 08.48 WIB. Harga emas kemarin jatuh ke level terendah sejak 8 Juni di USD1.171,02.

Adapun Yunani gagal lagi meraih kesepakatan dengan kreditor internasional pada hari Kamis, dan pada Sabtu akan kembali melakukan pertemuan sebagai sebuah upaya terakhir untuk mencegah gagal bayar (default) pada pekan depan atau mulai mempersiapkan untuk melindungi zona Eropa dari gejolak pasar keuangan.

Logam mulia, yang sering dipandang sebagai aset aman selama masa ketidakpastian keuangan dan ekonomi, telah terkoreksi selama lima sesi terakhir di tengah harapan kesepakatan utang Yunani.

Sedangkan harapan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan  meningkatkan suku bunga untuk kali pertama dalam hampir satu dekade, membuat emas tertekan tahun ini.

Harga emas sebagian besar berada antara USD1.160 dan USD1.230 sejak pertengahan Maret lalu, berjuang untuk menguat lagi meskipun tren kenaikan dipicu krisis Yunani.

(Sumber: Sindonews) (Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Harga acuan emas Antam hari ini naik Rp 1.000/gram

JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (Antam) Tbk hari ini, Jumat (26/6) bergerak naik.

Seperti dikutip dari situs Logam Mulia, harga pecahan 1 gram emas Antam Rp 552.000. Angka ini naik Rp 1.000 jika dibandingkan dari posisi harga Kamis (25/6). Sedangkan harga rata-rata satu gram emas untuk pecahan 500 gram dibanderol seharga Rp 512.600 per gram.

Sementara untuk harga pembelian kembali emas (buyback) oleh pihak Antam hari ini naik Rp 2.000. Harga buyback emas Antam hari ini berada di angka Rp 495.000 per gram.

Adapun harga emas batangan milik Antam dalam pecahan lainnya per hari ini, yakni:

1 gram: Rp 552.000
5 gram: Rp 2.615.000
10 gram: Rp 5.180.000
25 gram: Rp 12.875.000
50 gram: Rp 25.700.000
100 gram: Rp 51.350.000
250 gram: Rp 128.250.000
500 gram: Rp 256.300.000 (Sumber: Kontan) (Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Akhir Pekan, Harga Emas Dibanderol Rp552.000/Gram

Mengutip laman milik Antam, Jumat (26/6/2015), untuk pembelian emas dengan ukuran 10 gram, harganya yaitu Rp518 ribu per gram atau setara dengan Rp5,18 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp515 ribu per gram atau setara dengan Rp12,87 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya yaitu Rp514 ribu per gram atau setara dengan Rp25,7 juta.

Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya yaitu Rp513,5 ribu per gram atau setara dengan Rp51,35 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 250 gram, harganya yaitu Rp513 ribu per gram atau setara dengan Rp128,2 juta.

Untuk pembelian emas dengan ukuran sebesar 500 gram, harganya yaitu Rp512,6 ribu per gram atau setara dengan Rp256,3 juta. “Ketersediaan barang dapat berubah tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu,” tulis manajemen dalam situs resmi Logam Mulia Antam.

Namun, untuk pembelian emas ini, Antam memberikan batasan. Untuk transaksi pembelian emas batangan bisa datang langsung ke Antam setiap harinya. “Namun, kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja,” tulis manajemen, dalam situs resminya itu. (Sumber: MetroTv) (Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Harga Emas Batangan Antam Naik Rp 1.000/Gram

Jakarta -Harga emas batangan logam mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dibuka naik Rp 1.000. Harga pembelian kembali alias buyback naik lebih tinggi.

Seperti dikutip dari situs logam mulai Antam, Jumat (26/6/2015), harga emas batangan dipatok Rp 552.000/gram, naik Rp 1.000 dari perdagangan kemarin di Rp 551.000/gram.

Sementara harga pembelian kembali oleh emiten berkode ANTM ini dari konsumen naik Rp 2.000 menjadi ke Rp 495.000/gram, bandingkan dengan harga kemarin Rp 493.000/gram.

“Untuk transaksi pembelian emas batangan datang langsung ke PT Antam Tbk Jakarta setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja,” tulis Antam dalam situs resminya.

Berikut daftar harga emas Antam untuk perdagangan hari ini:

  • 500 gram: Rp 256.300.000
  • 250 gram: Rp 128.250.000
  • 100 gram: Rp 51.350.000
  • 50 gram: Rp 25.700.000
  • 25 gram: Rp 12.875.000
  • 10 gram: Rp 5.180.000
  • 5 gram: Rp 2.615.000
  • 1 gram: Rp 552.000

(Sumber: Detik) (Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Akhir Pekan, Emas Antam Dibanderol Rp552.000/Gram

JAKARTA – Harga emas PT Aneka Tambang (Antam) hari ini naik sebesar Rp1.000. Emas produksi Antam dibanderol menjadi Rp552.000 per gram.

Mengutip Logammulia, Jumat(26/6/2015),Sementara harga beli kembali (buy back) naik Rp2.000 menjadi Rp495.000 per gram.

harga emas Antam 2 gram dibanderol Rp1.064.000 atau Rp532.000 per gram. Emas ukuran 2,5 gram dijual Rp1.320.000 per bar, dengan harga per gram Rp528.000. Emas 3 gram dihargai Rp1.578.000 per bar, dengan harga per gram Rp526.000.

Emas ukuran 4 gram dijual Rp2.092.000 per bar, dengan harga per gram Rp523.000. Emas 5 gram dibanderol Rp2.615.000 per bar atau Rp523.000 per gram.

Emas 10 gram dibanderol Rp5.180.000 per bar atau Rp518.000 per gram. Emas 25 gram dijual Rp12.875.000 atau Rp515.000 per gram. Emas 50 gram Rp25.700.000 per bar atau Rp514.000 per gram.

Sementara emas ukuran 100 gram dijual Rp51.350.000 per bar atau Rp513.500 per gram. Emas 250 gram Rp128.250.000 atau Rp513.000 per gram. Kemudian, emas ukuran 500 gram dijual Rp256.300.000 atau Rp512.600 per gram.

Namun, Emas ukuran 500 gram hari ini tidak tersedia. Lantaran telah terjual habis.  (Sumber: Okezone)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Pekan Ini, Harga Emas Antam Merosot Rp 1.000/Gram

Pada perdagangan hari ini, Kamis (25/6), harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang (Antam) Tbk merosot lagi sebesar Rp 1.000 per gram, penurunan harga ini merupakan imbas dari harga emas global yang turun ke level terendah dalam dua pekan terakhir.

Harga jual emas Antam yang awalnya seharga Rp 552.000 per gram menjadi Rp 551.000 per gram dan harga beli kembalinya dari level Rp 494.000 per gram menjadi Rp 493.000 per gram.

Untuk ukuran emas 2 gram dihargai Rp 1.060.000 dengan harga per gram Rp 530.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp 1.572.000 dengan harga Rp 524.000 per gram. Sedangkan harga emas 4 gram dinilai seharga Rp 2.088.000 dengan harga per gram Rp 522.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan di level Rp 2.610.000 dengan harga per gram Rp 522.000. Harga emas 10 gram dijual Rp 5.170.000 dengan harga per gram Rp 517.000. Harga emas 25 gram Rp 12.850.000 dengan harga per gram Rp 514.000. Untuk emas 50 gram dihargai Rp 25.650.000, dengan harga per gram Rp 513.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp 51.250.000, dengan harga per gram Rp 512.500. Harga emas 250 gram mencapai angka Rp 128.000.000 dengan harga per gram Rp 512.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp 255.800.000, dengan harga per gram Rp 511.600. Namun emas ukuran ini sudah habis terjual. harga emas di pasar spot stabil di US$ 1.174,90/ons pada pukul 01.08 GMT atau 08.08 WIB, setelah kehilangan 2,2% dalam empat sesi terakhir.

(sumber: jitunews)

(tr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Tertekan Krisis Yunani, Comex Turun 0,31%

JAKARTA – Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun pada Rabu (Kamis pagi WIB) karena harapan berakhirnya krisis utang Yunani mendorong para investor menjauh dari logam mulia.

Seperti dilansir Xinhua, Kamis (25/6/2015), kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus turun US$3,7 atau 0,31% menjadi menetap di US$1.172,90 per ounce.

Analis yakin kemajuan dalam pertemuan antara Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) dan pemerintah Yunani pada Rabu mengangkat kepercayaan investor terhadap resolusi untuk krisis utang Yunani.

Selain itu Departemen Perdagangan Amerika Serikat pada Rabu menyatakan bahwa angka akhir produk domestik bruto kuartal pertama pada tingkat tahunan menurun 0,2%, lebih baik dari perkiraan sebelumnya (0,7%) dan sesuai dengan harapan.

Seperti dilansir kantor berita Xinhua, kondisi itu menjadi tekanan pada emas karena kabar baik bagi ekonomi Amerika Serikat mendorong investor menjauh dari emas yang bersifat safe haven, investasi yang nilainya cenderung tetap atau bahkan naik ketika pasar sedang bergejolak.

Sementara harga perak berjangka untuk pengiriman Juli bertambah 11,6 sen atau 0,74% menjadi ditutup pada US$15,853 per ounce dan platinum untuk pengiriman Juli harganya naik US$6,6 atau 0,62% menjadi ditutup pada US$1.074,10 per ounce.

 (sumber: solopos)
(tr)

 

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Harga Emas Terbebani Sentimen Yunani

Liputan6.com, New York – Harga emas terjatuh ke level terendah dalam hampir tiga minggu terakhir pada perdagangan Rabu (Kamis pagi waktu Jakarta). Penurunan harga emas karena pelaku pasar memperkirakan bahwa akhirnya akan terjadi kesepakatan dalam penyelesaian utang Yunani meskipun harus melalui perdebatan yang panjang.

Mengutip Wall Street Journal, Kamis (25/6/2015), harga emas untuk pengiriman Agustus yang merupakan kontrak paling aktif diperdagangkan, berakhir turun 0,3 persen menjadi US$ 1.172,90 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Harga penutupan tersebut merupakan terendah sejak 5 Juni 2015.

Hampir sebagian besar pihak memperkirakan bahwa Yunani sangat membutuhkan kucuran dana talangan agar bisa melunasi hutang-hutang yang sudah hampir jatuh tempo. Oleh sebab itu, kreditor Internasional bersikukuh dengan syarat yang mereka ajukan.

Ancaman bahwa Yunani akan keluar dari zona Eropa tidak akan terdengar bergema lagi karena negara tersebut mau tidak mau harus menerima bantuan dana talangan dari kreditor yang sebagian besar merupakan negara-negara di Eropa tersebut. Tentu saja, kreditor tersebut memberikan syarat bahwa Yunani harus masuk ke Zona Eropa.

Pelaku pasar melihat, penyelesaian utang Yunani hanya tinggal menunggu waktu saja. Hal tersebut sangat membebani harga emas karena dengan hasil kesepakatan yang baik maka emas tidak menjadi instrumen penyelamat investasi lagi.

“Para pelaku pasar melihat bahwa akan ada kesepakatan. Namun memang, kesepakatan tersebut akan terjadi menjelang detik-detik terakhir,” jelas Presiden Optionsellers.com, James Cordier. Kesepakatan di menit-menit terakhir memberikan Yunani lebih maksimal dalam bernegosiasi.

Tanpa adanya kesepakatan yang harus dilakukan sebelum akhir Juni 2015 ini, Yunani harus melunasi utang kepada IMF dengan nilai 1,55 miliar Euro yang harus dibayar secara langsung pada 30 Juni 2015.

Sentimen lain yang juga menekan harga emas adalah data yang menunjukkan bahwa perlambatan ekonomi Amerika Serikat pada awal tahun ini tidak terlalu parah jika dibandingkan dengan yang diyakini.

Dalam data yang direvisi menunjukkan bahwa kontraksi yang terjadi hanya di level 0,2 persen dan bukan 0,7 persen. Dengan adanya revisi data tersebut membuat pelaku pasar yakin bahwa Bank sentral Amerika Serikat akan segera menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan.

Dengan kenaikan suku bunga tersebut harga emas cenderung turun karena logam mulia tidak memberikan dividen dan juga emas harus bersaing dengan investasi di surat utang yang memberikan imbal hasil yang lebih besar dibanding emas. (Sumber: Liputan6)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment