EMAS COMEX: Harga Melonjak Rp5.579/gram

Bisnis.com, JAKARTA — Harga emas di bursa komoditas New York acuan Comex Gold Bloomberg terpantau menguat pada perdagangan pagi ini.

Pada Rabu (15/4/2015) pukul 21.30 waktu New York atau Kamis (16/4/2015) pukul 08.30 WIB, harga emas naik US$14,1/t.oz ke level US$1.206,7/t.oz.

Nilai tersebut setara dengan kenaikan sebesar US$0,45/gram ke level US$38,79/gram.

Selanjutnya, pada pukul 08.35 WIB, harga emas menguat US$0,43/gram ke level US$38,78 gram.

Jika dikonversikan ke rupiah dengan mengacu kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu (15/4/2015) sebesar Rp12.976 maka harga emas naik Rp5.579/gram ke level Rp503.212 /gram.

Pergerakan Harga Emas* Comex Kamis, 16 April 2015

Harga Perubahan WIB
US$38,79 +US$0,45 08.30
US$38,78 +US$0,43 08.35

Sumber: Bloomberg

(Sumber: Bisnis)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Harga Emas Bangkit dari Posisi Terendah

Liputan6.com, New York – Harga emas merangkak naik dari posisi terendah setelah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan beberapa data yang hasilnya cukup mengecewakan. Namun memang, penguatan tak cukup besar karena nilai tukar dolar AS masih perkasa.

Mengutip The Bullion Desk, Kamis (16/4/2015), harga emas di pasar spot pada perdagangan Rabu (Kamis pagi waktu Jakarta) berakhir di level US$ 1.195 per ounce. Naik US$ 2,60 dolar dari perdagangan sebelumnya. Emas diperdagangkan dalam kisaran yang sempit yaitu antara US$ 1.189 per ounce hingga US$ 1.197,5 per ounce.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas berada pada posisi terendah dalam dua minggu terakhir. Sentimen utama yang selama ini menekan emas adalah penguatan dolar AS.

Penguatan harga emas pada perdagangan kemarin karena beberapa data yang dikeluarkan oleh otoritas di Amerika tidak sesuai dengan estimasi dari para analis. Namun memang, meskipun data-data yang dirilis mengecewakan, nilai tukar dolar AS masih kuat sehingga tidak bisa mendorong harga emas melonjak tinggi.

“Sebenarnya jika dilihat, permintaan fisik emas mengalami peningkatan karena menjelang Festival Akshaya Tritiya di India pekan depan. Namun karena dolar tetap perkasa maka harga emas tidak banyak bergerak,” jelas analis ICBC Standard Bank, Leon Westgate.

Dari China, angka pertumbuhan ekonomi yang baru saja dikeluarkan berada di level 7 persen. Angka tersebut merupakan level terendah dalam enam tahun terakhir. Namun pelaku pasar memang sudah mengantisipasi hal tersebut sehingga tidak terlalu mempengaruhi harga emas.

Sentimen yang mempengaruhi pergerakan harga emas lainnya adalah hasil negosiasi utang Yunani. Memang, telah ada kesepakatan baru antara Yunani dan IMF mengenai utang, namun negara tersebut harus berhadapan kembali dengan Eropa. Kemungkinan besar Yunani tetap tidak mau mengikuti syarat-syarat yang diberikan oleh Eropa terkait penghematan. (Sumber: Liputan6)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Harga Emas Antam Rp 550 Ribu Per Gram

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam), Kamis (16/4/2015) naik Rp 3.000, dari Rp 547.000 menjadi Rp 550.000 per gram.

Tercatat, harga emas dalam dua hari kebelakang terus mengalami penurunan mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per hari. Seperti pada hari kemarin, emas Antam turun Rp 1.000 menjadi Rp 547.000 dari posisi sebelumnya Rp 548.000 per gram.

Pergerakan naik juga terjadi pada pembelian kembali (buyback) emas oleh pihak Antam, yang kini di level Rp 490.000 dari harga sebelumnya Rp 487.000 per gram.

Berikut harga emas batangan Antam dalam hitungan per bar yang dikutip dari situs logammulia.com:

1 gram : Rp 550.000
2,5 gram : Rp1.315.000
5 gram : Rp 2.605.000
10 gram : Rp 5.160.000
50 gram : Rp 25.600.000
250 gram : Rp 127.750.000
500 gram : Rp 255.300.000 (Sumber: Tribunnews)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Harga Emas Global Reli, Emas Antam Naik

JAKARTA – Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini balik arah naik Rp3.000/gram. Kenaikan ini didukung relinya harga emas global.

Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Kamis (16/4/2015), harga jual emas perseroan menjadi Rp550.000/gram dari sebelumnya Rp547.000/gram. Sementara harga buybackemas perseroan dari Rp487.000/gram menjadi Rp490.000/gram.

Adapun harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.060.000, dengan harga per gram Rp530.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.572.000 dengan harga Rp524.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.084.000 dengan harga per gram Rp521.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.605.000 dengan harga per gram dihargai Rp521.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.160.000, dengan harga per gram Rp516.000.

Harga emas 25 gram Rp12.825.000 dengan harga per gram Rp513.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp25.600.000, dengan harga per gram Rp512.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp51.150.000, dengan harga per gram Rp511.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp127.750.000, dengan harga per gram Rp511.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp255.300.000, dengan harga per gram Rp510.600.

Adapun harga emas global memperpanjang kenaikan di atas USD1.200/ons pada Kamis, naik hari kedua berturut-turut di tengah melemahnya USD dan data produksi industri Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari Reuters, spot emas naik 0,4% menjadi USD1.206,55/ons pada pukul 0026 GMT, setelah naik 0,7% pada hari sebelumnya.

Logam mulia mendapat dukungan dari melemahnya USD selama sesi ketiga berturut-turut terhadap sejumlah mata uang utama dunia pada hari ini. Melemahnya USD membuat emas lebih murah dibanding mata uang lainnya, sekaligus meningkatkan daya tarik emas sebagai lindung nilai.

USD melemah terhadap yen dan euro, dan menderita penurunan yang lebih besar terhadap mata uang komoditas dipimpin oleh dolar Kanada.

Sementara koreksi USD terimbas melemahnya data ekonomi AS yang dirilis pada Rabu. Produksi industri AS mencatat penurunan terbesar dalam lebih dari dua setengah tahun pada Maret seiring dengan anjloknya pengeboran sumur minyak dan gas.

(Sumber: Sindonews)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Harga Emas Berkilau Rp3.000/Gram

Metrotvnews.com, Jakarta: Harga emas mengalami kenaikan kendati hanya menguat tipis. Kenaikan ini mengikuti harga emas dunia yang menguat karena mata uang dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah.

Mengutip data emas Antam di laman Logam Mulia, Kamis (16/4/2015), harga emas naik Rp3.000 per gram menjadi Rp550.000 per gram dari sebelumnya yang dibanderol Rp547.000 per gram. Sementara untuk harga pembelian kembali emas, dipatok di harga Rp490.000 per gram, atau naik Rp3.000 per gram jika dibandingkan sebelumnya yang menetap di Rp487.000 per gram.

Di sisi lain, emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena dolar AS terus mundur setelah data ekonomi negara itu menunjukkan pelemahan di sektor industri dan manufaktur.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik USD8,7 atau 0,73 persen menjadi USD1.201,30 per ounce. Federal Reserve mengatakan bahwa produksi industri turun 0,6 persen pada Maret, setelah kenaikan 0,1 persen pada Februari.

Analis mengatakan bahwa angka itu lebih buruk dari yang diharapkan, datang sebagai penurunan terbesar sejak Agustus 2012. Sementara itu, indeks manufaktur Empire State pada April juga turun menjadi negatif 1,19, tanda lain bahwa perekonomian mulai tersandung pada 2015.

Penurunan dolar juga memberikan dorongan untuk logam mulia. Terseret oleh data ekonomi yang lemah, indeks dolar AS kehilangan 0,37 persen menjadi 98,42 dalam perdagangan tengah hari. Greenback yang lemah akan membuat emas dalam denominasi dolar lebih murah dan karena itu lebih menarik bagi investor.

Sedangkan harga perak untuk pengiriman Mei bertambah 11,8 sen, atau 0,73 persen, menjadi ditutup pada USD16,279 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli, naik USD2,9 atau 0,25 persen, menjadi USD1.156,60 per ounce. (Sumber: Metrotvnews)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Harga Emas Antam Naik ke Rp550.000

JAKARTA – Harga Emas Antam yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini naik Rp3.000. Harga emas Antam ukuran 1 gram naik dibanderol Rp550.000.

Melansir Logammulia, Kamis (16/4/2015), harga beli kembali (buy back) juga mengalami kenaikan Rp3.000 ke Rp490.000 per gram.

Sementara harga emas 2 gram dibanderol Rp1.060.000 atau Rp530.000 per gram. Emas ukuran 2,5 gram dijual Rp1.315.000 per bar, dengan harga per gram Rp523.000. Emas 3 gram dihargai Rp1.572.000 per bar, dengan harga per gram Rp524.000.

Emas ukuran 4 gram dijual Rp2.084.000 per bar, dengan harga per gram Rp521.000. Emas 5 gram dibanderol Rp2.605.000 per bar atau Rp521.000 per gram. Emas 10 gram dijual Rp5.160.000 per bar atau Rp516.000 per gram. Emas 25 gram dijual Rp12.825.000 atau Rp513.000 per gram. Emas 50 gram Rp25.600.000 per bar atau Rp512.000 per gram.

Sementara emas ukuran 100 gram dibanderol Rp51.150.000 per bar atau Rp511.500 per gram. Emas 250 gram Rp127.750.000 atau Rp511.000 per gram. Lalu emas ukuran 500 gram dijual Rp255.300.000 atau Rp510.600 per gram. (Sumber: Okezone)

(Pr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Harga Jual Emas Antam Turun 2 Ribu/Gram

Penurunan harga emas global yang hampir mencapai 1 persen, ternyata mempengaruhi harga jual dan harga beli emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. Seperti dilansir situs resmi logam mulia, pada Rabu (15/4/2015), harga jual emas Antam turun Rp 2.000 dan ditransaksikan pada kisaran harga Rp 548.000 per gram dari sebelumnya Rp 550.000 per gram.

Sementara untuk harga jual kembali (buyback) emas Antam juga susut dari harga Rp 490.000 per gram menjadi Rp 488.000 per gram. Adapun harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp 1.560.000 dengan harga per gram Rp 528.000. Sedangkan harga emas 3 gram dipatok Rp 1.566.000 dengan harga per gramnya Rp 522.000. Untuk emas 4 gram dihargai Rp 2.076.000 dengan harga per gram Rp 519.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram dibanderol Rp 2.595.000 dengan harga per gram dihargai Rp 519.000. Untuk harga emas seberat 10 gram dijual pada angka Rp 5.140.000 dengan harga per gram Rp 514.000. Harga emas 25 gram Rp 12.775.000 dengan harga per gram Rp 511.000. Sedangkan harga emas 50 gram senilai Rp 25.500.000 dengan harga per gram Rp 510.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp 50.950.000 dengan harga per gram Rp 509.500. Harga emas 250 gram mencapai harga Rp 127.250.000 dengan harga per gram Rp 509.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp 254.300.000 dengan harga per gram Rp 508.600.

Sebagai informasi, harga emas global seperti dikutip dari Reuters, pada perdagangan hari ini juga mengalami penurunan hampir 1%, tertekan oleh adanya kemungkinan suku bunga AS akan naik dalam waktu dekat. Untuk spot emas pada perdagangan hari ini turun menjadi US$ 1.198/ons pada pukul 0023 GMT. Emas AS untuk pengiriman Juni stabil di level US$ 1.198/ons.

(sumber: Jitunews)

(tr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

HARGA EMAS Diprediksi Bangkit Lagi Di Akhir Pekan, Ini Pemicunya

Harga emas tertekan oleh data penjualan ritel Amerika Serikat yang mencatatkan kenaikan. Namun, harga emas diprediksi akan menguat seiring rilis data ekonomi Negeri Paman Sam pada akhir pekan diperkirakan mengecewakan.

Pada perdagangan hari ini sampai pukul 10:46 WIB, harga emas Gold Spot turun 0,1% menjadi US$1.191 per troy ounce atau Rp497.041 per gram, sedangkan harga beli emas Antam turun 0,18% menjadi Rp547.000 per gram dengan harga buyback Rp487.000 per gram.

Australia & New Zealand Banking Group Ltd. menuliskan dalam laporannya harga emas berpotensi kembali menguat menjelang rilis data mingguan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang berpotensi kembali negatif.

“Harga emas memang sempat terpukul oleh data penjualan ritel AS yang sedikit meningkat. Namun, akhir pekan atau pekan depan berpotensi menguat karena data AS bisa jadi mengecewakan,” tulisnya dalam laporan yang dikutip Bloomberg pada Rabu (15/4).

Kemarin, data penjualan ritel AS pada Maret naik 0,9% setelah sempat turun pada Februari. Namun, peningkatan penjualan ritel Negeri Paman Sam itu masih di bawah proyeksi ekonom dan anali yang memperkirakan bisa ke level 1,1%.

(sumber: bisnis)

(tr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Hari Ini, Harga Emas Antam Kembali Turun

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada Rabu (15/4/2015) turun Rp 1.000 menjadi Rp 547.000 per gram.

Tercatat, harga emas Antam kemarin usai turun Rp 2.000 menjadi Rp 548.000 dari posisi sebelumnya Rp 550.000 per gram.

Penurunan yang sama juga terjadi pada pembelian kembali (buyback) emas oleh pihak Antam, yang kini di level Rp 487.000 per gram.

Berikut harga emas batangan Antam dalam hitungan per bar yang dikutip dari situs logammulia.com :

1 gram : Rp 547.000
2,5 gram : Rp 1.307.500
5 gram : Rp 2.590.000
10 gram : Rp 5.130.000
50 gram : Rp 25.450.000
250 gram : Rp 127.000.000
500 gram : Rp 253.800.000

(sumber: tribunnews)

(tr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Emas Antam Dibanderol Rp547.000/Gram

Emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini diperdagangkan sebesar Rp547.000 per gram.

Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Rabu, 15 April, harga pembelian kembali emas Antam dipatok sebesar Rp487.000 per gram. Sementara itu, untuk pembelian emas dengan berat lima gram dipatok sebesar Rp518.000 per gram.

Sementara itu, harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada Selasa (Rabu pagi WIB), tertekan penguatan di pasar ekuitas Amerika Serikat.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun USD6,7 atau 0,56 persen menetap di USD1.192,60 per ounce. Emas berada di bawah tekanan karena ekuitas AS menguat menjelang rilis laporan laba kuartalan perusahaan-perusahaan besar.

Departemen Perdagangan melaporkan pada Selasa bahwa penjualan ritel untuk Maret naik 0,9 persen setelah turun 0,5 persen pada Februari. Angka tersebut sedikit lebih rendah dari ekspektasi pasar untuk kenaikan 1,1 persen, memberikan beberapa dorongan terhadap harga emas.

Namun, indeks dolar AS, ukuran dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, turun 0,76 persen menjadi 98,75 pada akhir perdagangan. Sedangkan harga perak untuk pengiriman Mei turun 13 sen atau 0,80 persen menjadi USD16,161 per ounce. Adapun untuk harga platinum pengiriman Juli turun USD0,2 atau 0,02 persen menjadi ditutup ke USD1.153,70 per ounce.

(sumber: metronews)

(tr)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

HARGA EMAS: Menguat Seiring Lesunya Pasar Modal AS

Bisnis.com, JAKARTA– Harga emas tetap bertahan di kisaran US$1.200 setelah aktivitas di pasar modal Amerika Serikat sedikit lesu. Hal itu disebabkan spekulasi kenaikan suku bunga Federal Reserve berpotensi ditunda lebih lama lagi.

Pada perdagangan hari ini sampai pukul 09:33 WIB, harga emas Gold Spot naik 0,2% menjadi US$1.201 per troy ounce atau Rp499.901 per gram, sedangkan harga beli emas Antam turun 0,36% menjadi Rp548.000 per  gram dengan harga buyback Rp488.000 per gram.

James Steel, Analis HSBC Securities, mengatakan harga emas mendapatkan dukungan dari melemahnya aktivitas pasar modal di Amerika Serikat (AS).

Sementara itu, Ric Spooner, analis Fat Prophets, mengatakan pergerakan emas juga tergantung bagaimana arah pergerakan dolar AS.

“Tapi, dalam jangka dekat harga emas berpotensi bergerak dalam rentang US$1.150 sampai US$1.200,” ujarnya seperti dilansir Bloomberg pada Selasa (14/4/2015). (market.bisnis.com)(dk)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Kilau Emas Memudar Terkait Merosotnya Marga Minyak

SRIPOKU.COM, SINGAPURA – Untuk pertama kali dalam tiga hari belakangan, harga emas di Asia mengalami penurunan. Anjloknya harga emas ini terkait dengan merosotnya harga minyak mentah dan saham-saham Amerika Serikat (AS) setelah perusahaan retail di Negeri Paman Sam itu hanya mengalami sedikit kenaikan pada penjualan liburan “Black Friday” dalam tiga tahun terakhir.

Pada pukul 15.14 waktu Singapura, harga emas untuk kontrak pengantaran cepat merosot 1,4% menjadi US$ 806,36 per troy ounce. Sementara, harga kontrak emas untuk pengantaran Febuari turun 1,5% menjadi US$ 806,80 per troy ounce di New York Mercantile Exchange, divisi Comex.

Harga si kuning kinclong juga tergelincir seiring dengan pelemahan euro terhadap dolar. Keoknya nilai mata uang di kawasan Eropa ini akibat adanya ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa akan menggunting kembali suku bunga pinjamannya pada minggu ini.

“Emas akan terus diperdagangkan pada kisaran US$ 750 hingga US$ 850 dalam jangka waktu dekat. Ini disebabkan banyak investor yang memilih berinvestasi pada aset lain yang lebih aman sehingga mengurangi pesona emas sebagai alat lindung nilai inflasi,” jelas Zhu Bin, head of research Nanhua Futures Co. (palembang.tribunnews.com)(dk)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Penguatan Dolar Masih akan Tekan Harga Emas

JAKARTA - Harga emas masih diprediksi akan terus mengalami tekanan seiring masih perkasanya nilai tukar dolar AS. Namun, pada perdagangan kemarin, emas sempat ditutup menguat tipis 0,44 persen.

Menurut Analis PT Investa Saran Mandiri Hans Kwee, penurunan harga emas ini lumrah terjadi karena emas memang selalu berlawanan dengan dolar.

“Emas memang sempat naik kemarin 0,44 persen. Emas berlawanan dengan dolar. Jika dolar menguat, emas turun ke bawah,” kata dia dalam acara Power Breakfast di MNC Business, Selasa (14/4/2015).

Saat ini, kata dia, emas itu sudah dalam posisi stuck, bergerak dalam satu range dilevel 1.200an hingga 1.180an. Selain itu, faktor lainnya yang membuat harga emas masih akan terus tertekan adalah resiko dari Yunani yang berkurang, karena dalam bulan in Yunani akan bersiap membayar utang, sehingga resiko masih tetap ada di pasar.

“Jadi emas masih berpotensi melemah,” tutup dia. (economy.okezone.com)(dk)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Emas Tertekan Penguatan Dolar AS

Skalanews – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup turun pada Senin (Selasa pagi WIB, 14/4), tertekan dolar AS menguat dan investor terus berdagang di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 5,3 dolar AS, atau 0,44 persen, menjadi menetap di 1.199,30 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

Indeks dolar AS, ukuran dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, naik 0,18 persen menjadi 99,54 per pukul 18.20 GMT. Penguatan dolar AS, akan membuat emas dalam denominasi dolar lebih mahal bagi investor. Sehingga logam mulia itu menyeret turun.

Sementara itu, pernyataan “hawkish” seorang pejabat Fed tentang kenaikan suku bunga juga menekan emas.

Pada Jumat lalu, Jeffrey Lacker, Presiden Federal Reserve Richmond mengatakan kepada sekelompok perencana keuangan di Sarasota, bahwa ia mendukung kenaikan pada Juni. Lacker mengatakan, saat itu lingkungan pendukung untuk menaikkan suku akan menjadi kuat.

Perak untuk pengiriman Mei turun 9,1 sen, atau 0,56 persen, menjadi ditutup pada 16,291 dolar AS per ounce.

Platinum untuk pengiriman Juli turun 16,7 dolar AS, atau 1,43 persen, menjadi ditutup pada 1.153,90 dolar AS per ounce. (skalanews.com)(dk)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Harga Emas Dunia Turun, Dollar AS Naik

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,CHICAGO – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada Senin (13/4/2015) waktu setempat (Selasa pagi WIB), seiring dengan kenaikan dollar AS terhadap mata uang dunia lainnya.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 5,3 dollar AS, atau 0,44 persen, menjadi menetap di 1.199,30 dollar AS per ounce.

Indeks dollar AS naik 0,18 persen menjadi 99,54 per pukul 18.20 GMT. Penguatan mata uang AS ini membuat emas dalam denominasi dollar AS lebih mahal bagi investor.

Sementara itu, pernyataan pejabat Fed tentang kenaikan suku bunga juga menekan emas. Pada Jumat lalu, Jeffrey Lacker, Presiden Federal Reserve Richmond menyatakan bahwa ia mendukung kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS itu pada Juni ini. Ia mengatakan, saat itu lingkungan pendukung untuk menaikkan suku akan menjadi kuat.

Adapun perak untuk pengiriman Mei turun 9,1 sen, atau 0,56 persen, menjadi ditutup pada 16,291 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli melorot 16,7 dollar AS, atau 1,43 persen, menjadi ditutup pada 1.153,90 dolar AS per ounce. (pontianak.tribunnews.com)(dk)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Emas turun tertekan penguatan dolar AS

Chicago (ANTARA News) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada Senin (Selasa pagi WIB), karena dolar AS menguat dan investor terus berdagang di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 5,3 dolar AS, atau 0,44 persen, menjadi menetap di 1.199,30 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

Indeks dolar AS, ukuran dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, naik 0,18 persen menjadi 99,54 per pukul 18.20 GMT. Sebuah penguatan greenback akan membuat emas dalam denominasi dolar lebih mahal bagi investor, sehingga logam mulia itu menyeret turun.

Sementara itu, pernyataan “hawkish” seorang pejabat Fed tentang kenaikan suku bunga juga menekan emas. Pada Jumat lalu, Jeffrey Lacker, Presiden Federal Reserve Richmond mengatakan kepada sekelompok perencana keuangan di Sarasota bahwa ia mendukung kenaikan pada Juni, mengatakan saat itu lingkungan pendukung untuk menaikkan suku akan menjadi kuat.

Perak untuk pengiriman Mei turun 9,1 sen, atau 0,56 persen, menjadi ditutup pada 16,291 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 16,7 dolar AS, atau 1,43 persen, menjadi ditutup pada 1.153,90 dolar AS per ounce. (antaranews.com)(dk)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

EMAS COMEX: Harga Menguat Tipis Rp517/gram

Bisnis.com, JAKARTA — Harga emas di bursa komoditas New York acuan Comex Gold Bloomberg terpantau menguat pada perdagangan pagi ini.

Pada Senin (13/4/2015) pukul 21.32 waktu New York atau Selasa (14/4/2015) pukul 08.32 WIB, harga emas naik US$1,6/t.oz ke level US$1.200,9/t.oz.

Nilai tersebut setara dengan kenaikan sebesar US$0,05/gram ke level US$38,61/gram.

Selanjutnya, pada pukul 08.38 WIB, harga emas menguat US$0,03/gram ke level US$38,59 gram.

Adapun, pada pukul 08.43 WIB harga emas naik US$0,04/gram ke level US$38,6/gram.

Jika dikonversikan ke rupiah dengan mengacu kurs tengah Bank Indonesia pada Senin (13/4/2015) sebesar Rp12.945 maka harga emas naik Rp517/gram ke level Rp499.721/gram.

Pergerakan Harga Emas* Comex Selasa, 14 April 2015

Harga Perubahan WIB
US$38,61 +US$0,05 08.32
US$38,59 +US$0,03 08.38
US$38,6 +US$0,04 08.43

(market.bisnis.com)(dk)

 

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Suku Bunga AS Tekan Harga Emas di Bawah US$ 1.200

Liputan6.com, San Francisco - Harga emas berjangka kembali berada di bawah level US$ 1.200 per ounce di awal pekan. Tekanan harga emas itu dipicu dolar Amerika Serikat (AS) kembali naik seiring investor mempertimbangkan waktu kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS/The Federal Reserve.

Harga emas berjangka untuk pengiriman Juni turun US$ 5,3 (0,4 persen) menjadi US$ 1.199,30 per ounce di divisi COMEX. Sementara itu, harga perak melemah 9,1 sen (0,6 persen) menjadi US$ 16,291 per ounce.

“Harga emas terus menerus berfluktuaktif, dan berjuang untuk bertahan di atas level US$ 1.200. Ini level psikologis kritis. Namun masih memegang level support di US$ 1.180,” ujar Naeem Aslam, Chief Market Analyst AvaTrade, seperti dikutip dari Marketwatch, Selasa (14/4/2015).

Aslam menambahkan, kegiatan utama pada pekan ini akan membawa “kepastian” kapan The Fed akan menaikkan suku bunga. Anggota FOMC akan melaporkan harga dan penjualan ritel pada pekan ini.

Harapan kenaikan suku bunga The Fed pada musim panas ini mempengaruhi laju harga emas. Langkah menaikkan suku bunga berdampak positif terhadap dolar AS dan imbal hasil obligasi. Imbal hasil obligasi AS lebih tinggi bisa berdampak negatif untuk emas.

Namun laporan Bank of America Merrill Lynch menyatakan, tekanan jangka pendek untuk harga emas dapat memberi jalan kenaikan harga emas. Tingkat suku bunga surat utang atau obligasi pemerintah di Eropa sebagian besar mendekati nol dan negatif telah mendukung harga emas.

“Meskipun suku bunga turun, dan bahkan negatif di sebagian besar dunia, reli berkelanjutan sejauh ini di harga emas tidak terjadi. Hal itu karena The Fed tetap teguh pada normalisasi kebijakan suku bunga dengan semua implikasi termasuk dolar AS,” tulis laporan Bank of America Merrill Lynch.

Harga emas diperkirakan dapat kembali naik, dan tembus level US$ 1.500 per ounce pada 2017.  Selain kebijakan harga emas, penguatan dolar AS juga menekan harga emas. (liputan6.com)(dk)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Harga emas masih tertekan di bawah US$ 1.200

SINGAPURA. Harga emas dunia ditutup dengan penurunan tadi malam (13/4). Mengutip data Reuters, harga emas di pasar spot sempat turun hampir 1% menjadi US$ 1.196,23 per troy ounce sebelum akhirnya ditutup dengan penurunan 0,7% menjadi US$ 1.199 per troy ounce. Sedangkan harga emas AS turun 0,4% atau US$ 5,30 menjadi US$ 1.199,30 per troy ounce.

Penurunan harga si kuning disebabkan oleh penguatan dollar AS akibat pernyataan pejabat the Fed yang menyatakan bank sentral mulai mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga acuan dalam waktu dekat.

Asal tahu saja, salah satu pejabat the Fed Jeffrey Lacker pada Jumat lalu terus mengulang imbauannya agar bank sentral AS menaikkan suku bunga pada Juni. Dia juga bilang, tidak perlu merasa malu dalam melakukan penyesuaian kebijakan dengan memangkas suku bunga jika data ekonomi tak mendukung kebijakan tersebut.

“Para ekonom kita berpikir bahwa kenaikan suku bunga pada Juni sepertinya tidak akan terjadi. Meski demikian, pasar emas menjadi tertekan akibat spekulasi tersebut,” jelas tim riset Barclays.

Sedangkan analis Macquarie Matthew Turner bilang, harga emas akan tersandera akibat faktor makro ekonomi. “Penurunan harga emas tinggal menunggu waktu seiring langkah kenaikan suku bunga the Fed dan penurunan pertumbuhan ekonomi emerging market,” paparnya. (investasi.kontan.co.id)(dk)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment

Pamor Emas Redup karena Penguatan Dolar AS

CHICAGO – Emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange ditutup melemah. Pamor emas redup karena menguatnya dolar Amerika Serikat (AS), dan membuat investor terus berdagang di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun USD5,3 atau 0,44 persen, menjadi USD1.199,30 per ounce, demikian dilansir dari Xinhua, Selasa (14/4/2015).

Indeks dolar AS terhadap beberapa mata uang patokan naik 0,18 persen menjadi 99,54. Penguatan greenback akan membuat emas, yang dijual dalam denominasi dolar AS, lebih mahal bagi investor, sehingga logam mulia itu pun turun.

Sementara itu, pernyataan hawkish seorang pejabat Fed tentang kenaikan suku bunga juga menekan emas. Presiden Federal Reserve Richmond, Jeffrey Lacker, mengatakan pada para perencana keuangan di Sarasota bahwa dia mendukung kenaikan suku bunga pada Juni.

Sementara perak untuk pengiriman Mei turun 9,1 sen atau 0,56 persen menjadi USD16,291 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun USD16,7 atau 1,43 persen, menjadi USD1.153,90 per ounce. (economy.okezone.com)(dk)

Share
Posted in Berita Emas | Leave a comment