Awal Tahun, Harga Emas Lantakan Naik Tipis

MALANG KOTA – Harga emas lantakan di awal tahun 2016 mulai merangkak naik. Setelah turun harga sekitar Rp 1.000 per gram dibandingkan harga di triwulan terakhir 2015, harga emas batangan mulai naik perlahan. Diperkirakan harga emas akan terus naik di triwulan pertama sebelum kembali turun di tengah tahun mendatang. Tren naik di awal tahun kemudian kembali turun di pertengahan tahun ini rupanya sudah menjadi kebiasaan rutin setiap tahun.

”Pergerakan emas lantakan biasanya seperti itu. Naik di awal tahun, tapi tidak banyak,” kata Erik, person in charge Toko Emas Bulan Purnama Pasar Besar Malang, kemarin.

Emas lantakan lokal per Senin hari ini dibuka dengan harga Rp 488,5 ribu per gram untuk harga beli, dan Rp 501 ribu per gram untuk harga jual. Menurutnya, harga emas lantakan sudah bergeser turun jika dibandingkan harga di triwulan terakhir tahun 2015. ”Selisihnya bisa sampai Rp 1.000 per gram lebih mahal emas di bulan 9,” katanya.

Sementara tren harga emas lantakan per hari mulai bergeser naik dari awal tahun Januari 2016 hingga saat ini. Meskipun tak banyak, harga emas saat ini naik sekitar Rp 200 rupiah per gram jika dibandingkan harga di awal Januari 2016.

Menurutnya, tren harga emas yang naik tipis di awal tahun lazim terjadi. Harganya diprediksi akan terus naik hingga Maret sebelum turun di triwulan kedua. Yakni antara April hingga Juni. ”Antara bulan April hingga Juli itu harga emas lantakan bisa di titik paling rendah. Baru kemudian naik lagi di bulan Agustus dan kemudian turun di akhir tahun,” katanya.

Sehingga, naik tipis harga emas lantakan di awal tahun belum banyak berpengaruh pada peningkatan penjualan emas lantakan di tokonya. ”Rata-rata per hari antara 1 hingga 5 gram yang keluar. Pasar masih wait and see. Kalau harganya dinilai turun dan tidak wajar, mungkin akan ramai. Sebab, lazimnya mereka berinvestasi di tengah tahun,” katanya.

Sementara itu, menurut pakar ekonomi dari UB, Dias Satria SE MAppEc PhD meskipun harga emas fluktuaktif, namun investasinya lebih menggiurkan tahun ini. Dibandingkan dengan investasi di bidang properti atau yang lainnya. ”Emas lebih aman untuk investasi, bisnis properti dan saham justru kurang bergairah tahun ini,” tandas dia.

(Sumber: Radar Malang) (Pr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.