Brexit Menyebabkan Ke’galau’an Harga Emas Dunia

Brexit telah memberikan dorongan terhadap harga emas, dari isu keluar atau tidaknya Inggris dari Uni Eropa telah mendorong nilai logam mulia.

Selama 2016 ini, harga emas telah naik 21 persen . Bahkan harga emas mencapai nilai tertinggi selama tiga tahun terakhir yaitu menepat di $1315 per ounce pada Kamis lalu meskipun sempat turun akibat pengaruh dari Brexit.

Asosiasi Pedagang Emas mengatakan “Brexit”  yang akan diselenggarakan pada Kamis akan menyebabkan fluktuasi tetapi harga emas tidak akan melebihi US $ 1.350 per ounce karena pasokan terus meningkat.

Presiden Jitti Tangsithphakdi, Thailand, mengatakan harga emas saat ini telah mendorong penambang emas untuk memulai produksi kembali. Dia mengatakan bahwa 60% dari tambang emas di Thailand dioperasikan dengan biaya sekitar $ 1.100 per ounce dan telah mampu untuk beroperasi kembali. Kemudian, dia menambahkan bawah harga emas tahun ini tidak akan kurang dari $ 1.275 per ounce, katanya.

Selain Brexit, Jitti mengatakan bahwa prospek Federal Reserve AS untuk menaikkan suku bunga juga akan mempengaruhi harga emas.

“Keputusan berikutnya perihal suku Bunga telah direncanakan akan dibuat pada bulan September tapi saya rasa angka ini kemungkinan masih tidak akan ditingkatkan karena ekonomi global tetap lamban,” katanya.

Dia mengatakan harga emas telah mencapai $ 1.310 per ounce tahun ini sejak tahun lalu dan ini kemungkinan menjadi nilai tertinggi emas tahun ini.

Sementara itu, ekonom telah menyarankan untuk tidak panik atas efek Brexit.

(tr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.