Teknik Beli Emas dan Resikonya

Strategi BELI EMAS

Ada beberapa cara dalam membeli Emas, yaitu :

  1. Membeli emas secara fisik langsung di toko emas ataupun di Antam (Logam Mulia / LM) , kemudian disimpan di dalam brankas ataupun safe deposit box . Ini adalah cara menyimpan emas yang paling tradisional dan yang paling aman.
  2. Membeli emas dengan sistem trading margin (trading Loco). Dengan strategi ini dapat membeli emas dengan memanfaatkan leverage atau daya ungkit (biasanya 1:100 atau bahkan bisa 1:500 keatas). Tetapi teknik ini juga beresiko tinggi dan dapat kehilangan uang bila salah bertrading (terkena margin call), tetapi teknik ini juga bisa menghasilkan return profit yang sangat signifikan. Bila anda ingin bertrading Emas dengan cara Trading Margin ini maka harus menyiapkan uang untuk modal setidaknya minimum $250 (bila di broker luar negeri), ATAU ratusan juta rupiah (untuk broker lokal) , hal ini semata-mata agar kuat menahan posisi floatingnya bila terseret dan tidak boleh gegabah. (Tips aman untuk modal dan volume lot = Modal $50000 lot 1, modal $5000 lot 0.1 , modal $500 lot 0.01). Baca juga di www.brokerforex.com dalam pemilihan pialangnya.
  3. Membeli emas dengan sistem Gadai Syariah (Gadai Emas), yaitu anda membeli emas dan kemudian digadaikan kepada bank syariah (biasanya di BRI Syariah, atau di Bank Danamon). Teknik ini juga bagus dan dapat digunakan untuk membeli emas dengan harga murah, karena menggunakan sistem syariah. Setiap bulannya anda hanya dikenakan biaya untuk penyimpanan emas yang besarnya sekitar 1% per bulan, tetapi mengingat harga emas yang terus naik maka biaya tersebut tidak terlalu berarti. Resikonya adalah bila harga emas tidak naik dalam waktu lama maka anda hanya beresiko membayar uang penyimpanan tersebut. Untuk keterangan lebih lanjut tentang sistem Gadai Emas ini dapat menghubungi Bank BRI Syariah.
  4. Membeli Emas dengan Options, biasanya dikenal dengan nama Beli Emas dan kemudian disewakan. Teknik ini dapat dijalankan apabila anda paham akan trading Options, yaitu anda menggunakan teknik Buy Call ataupun Buy ETF emas (GLD) ataupun Emasnya langsung (Gold), kemudian diimbangi dengan posisi Sell Put untuk mendapatkan preminya (income sewanya). Teknik ini juga dapat dikombinasi dengan teknik options yang lain. (teknik ini hanya tersedia melalui trading di Broker Options Luar Negeri) . Keunggulan teknik ini adalah kita sudah tahu dan jelas akan resikonya terlebih dahulu di depan. Daya Ungkit membeli emas dengan teknik ini adalah sekitar 1:10 (beli 1 dapat 10 emas)
  5. Mempercayakan Uang Kita kepada Orang Lain , atau Menjadi investor di suatu perusahaan Investasi Emas. Cara ini adalah bergantung kepada manajer investasinya (fund manager), tetapi cara ini juga sangat rawan dengan tindakan penipuan. Dan kita tidak memiliki kontrol terhadap kinerja investasinya.

Strategi mana yang terbaik dalam membeli Emas ?

Tentu tergantung dari pilihan anda masing-masing sesuai dengan resiko yang dapat anda toleransi sendiri. High Gain High Risk.

Di Antara Teknik membeli Emas tersebut diatas, berikut adalah Urutan Berdasarkan Tingkat Resikonya :

  1. PALING AMAN : membeli emas secara fisik langsung dan disimpan di safe deposit box di bank. (Score Aman : 90)
  2. RESIKO RENDAH : membeli emas dengan teknik Gadai Syariah. (Score Aman: 70)
  3. RELATIF AMAN (resiko sudah diketahui di depan) : membeli emas dengan teknik Trading Options. (Score Aman: 70)
  4. BERESIKO TINGGI : membeli emas dengan trading margin. (Score Aman: 40 atau tergantung metode tekniknya)
  5. RESIKO SANGAT TINGGI : mempercayakan uang kita kepada orang lain atau perusahaan investasi emas untuk ditradingkan dengan imbal hasil tertentu. (Score Aman: N/A , tergantung kepercayaan)

Bila modal anda besar dan anda bertipe sangat konservatif, kami menyarankan menggunakan teknik nomor 1 yaitu menyimpan emas fisik langsung. Tetapi jika anda merupakan investor yang canggih tetapi dengan sedikit resiko maka kami sarankan menggunakan teknik membeli Emas dengan Trading Options tersebut. Minimum Modal yang dibutuhkan untuk Trading Emas dengan Options ini adalah sekitar $3000 untuk melakukan metode ini. Tetapi untuk modal di bawah itu (atau lebih juga boleh asalkan sudah menguasainya) kami sarankan menggunakan teknik Trading Margin (lihat keterangan dibawah ini)


Apabila ada bertipe berani mengambil resiko dan MAU mempelajari teknik emas dengan lebih dalam dan serius, maka untuk teknik trading emas dengan margin juga boleh dilakukan bila anda TELAH memahami cara kerja, perhitungannya, serta resiko-resikonya. Karena teknik ini (trading margin) adalah satu-satunya cara untuk dapat menghasilkan keuntungan yang luar biasa berlipat di Emas ataupun Perak. (tetapi juga beresiko tinggi, karena terdapat resiko diliquidasi atau margin call)

MODAL UNTUK TRADING MARGIN = idealnya adalah diatas $250 (sekitar Rp.2 juta) di broker online luar negeri yang KREDIBEL dan Teregulasi CFTC.

Mengapa Trading Emas dengan Margin (trading loco) bisa Untung Profit BERLIPAT-LIPAT daripada Teknik Lainnya?

Contoh: Di metode trading emas dengan margin anda cukup membutuhkan modal sekitar $1000 (Rp.8.500.000) maka anda sebenarnya sudah dapat membeli emas setara dengan 3,1 (tiga koma satu) kilogram.

(TIDAK PERLU menggunakan uang Milyaran Rupiah untuk bisa membeli emas 3,1 kg tersebut) sehingga bisa dibayangkan nilai keuntungan berlipatnya dengan metode trading margin ini, tetapi tentunya tidak bisa dengan cara sembarangan. Cara trading margin ini harus paham dulu akan tekniknya barulah bisa sukses! Kami sarankan untuk berlatih di demo account terlebih dahulu setidaknya 3 bulan supaya menguasainya bila ingin mencoba cara ini di suatu broker atau pialang yang kredibel.

(kode instrumen Emas untuk trading margin ini di suatu broker adalah XAU , sedangkan untuk Perak adalah XAG . Contoh: XAU/USD , XAG/USD)

Cara perhitungan trading emas dengan margin dapat dipelajari DISINI

Semoga Bermanfaat !

EmasEmas.com

 

Share

4 Responses to Teknik Beli Emas dan Resikonya

  1. andre says:

    misi gan
    saya mau nanya
    kenapa setiap kita membeli emas di toko emas setelah kita membeli kemudian kita jual lagi di toko tsb harga emas menurun dari harga sewaktu kita membeli ?

    terimakasih :-)

    • admin says:

      Pasti Pak, sebab karena ada selisih spread, yang dimana toko emas juga pasti akan mengambil keuntungan supaya bisa dijual kembali. Biasanya selisihnya bisa sekitar 10% lebih.

      ini sama seperti halnya anda membeli mobil di suatu toko lalu menjual kembali, pasti harganya akan dihitung lebih rendah karena supaya tokonya bisa menjual lagi dengan harga lebih tinggi untuk selisih keuntungannya.
      kecuali kalau harga dasarnya memang sudah naik banyak maka kita bisa mendapatkan keuntungan jualnya.

  2. Pak'Lek Zhuge says:

    informasi yang sangat bermanfaat. jadi bisa bijaksana untuk mengelola uang kita. untuk informasi tentang seni dan strategi transaksi emas dengan margin, dimana resikonya bisa minimal

  3. xxx yyy says:

    masih awam gan,ttpi sangat berminat mmpelajarinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>