Crypto Mati: Lebih Dari 800 Koin Digital Sudah Mati

Banyak pedagang crypto percaya bahwa resiko yang besar dapat menyebabkan imbalan yang lebih besar, tetapi data terbaru menunjukkan bahwa bubble crypto bisa mencapai titik didih, dengan lebih dari 800 cryptocurrencies baru sudah mati.

Situs web Dead Coins melacak semua ICO yang gagal, terdapat lebih dari 800 jenis koin digital yang berbeda yang terdaftar sebagai tidak berharga atau diperdagangkan kurang dari 1 sen. Beberapa kegagalan itu disebabkan oleh start up yang buruk, sedangkan yang lain mengalami kegagalan karena penipuan atau hacks, menurut situs web tersebut.

“Jelas ada banyak penipuan dan hype di pasar ICO,” penulis bisnis dan investor Aaron Brown mengatakan kepada Bloomberg. “Saya menerima angka yang telah saya lihat bahwa 80 persen ICO adalah penipuan, dan 10 persen tidak memiliki substansi dan gagal tak lama setelah mendapatkan uang. Sebagian besar dari 10 persen sisanya mungkin akan gagal juga. ”

Ketika bitcoin meledak tahun lalu, mencapai nilai tertingginya sepanjang waktu yang hampir $20.000 pada bulan Desember, begitu juga penawaran koin awal (ICO – initial coin offerings), yang mirip dengan penawaran umum perdana (IPO – initial public offerings) dalam arti bahwa mereka membiarkan investor membeli token digital baru seperti saham untuk mendanai perusahaan teknologi di belakang ciptaan mereka.

Ada banyak pembicaraan seputar bubble crypto, terutama ketika menyangkut bitcoin, dan data terbaru dari Dead Coins menunjukkan lebih banyak bukti tentang bubble itu, CNBC melaporkan.

 

Bagian dari masalah ICO adalah bahwa pada start up-nya, ICO mencoba untuk mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin tanpa memiliki rencana yang jelas, produk atau tim yang berpengalaman, menurut penasehat perusahaan ICO Satis Group.

Tetapi, bahkan dengan tingkat resiko yang tinggi ini, ICO telah berhasil. Uang yang dikumpulkan oleh ICO pada sejauh 2018 ini telah melampaui $3,9 miliar yang didapatkan tahun lalu, menurut CoinSchedule, yang melacak statistik ICO. Dan koin digital baru terus dibuat pada apa yang tampak seperti basis harian.

Kembali pada bulan Mei, The Wall Street Journal mengungkap bahwa investor memercikkan $1 miliar pada penawaran koin awal (ICO) yang penuh dengan “red flags.”

Dari 1.450 penawaran koin digital, 271 palsu, menurut laporan WSJ. Beberapa red flags yang diidentifikasi oleh WSJ adalah: “menjiplak dokumen investor, janji dijaminnya akan mendapatkan keuntungan dan tim eksekutif yang palsu atau tidak adanya tim eksekutif.”

Sementara itu, nama besar di cryptocurrency seperti bitcoin telah menderita, yang berpotensi menyebabkan kematian crypto yang lebih banyak lagi. Bitcoin sudah kehilangan sekitar 70% dari nilainya sejak hampir mencapai $20.000 pada bulan Desember. Cryptocurrency terakhir terlihat diperdagangkan pada $6.544,40, turun 0,69% pada hari itu, menurut bagan agregat Kitco.

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.