Dampak Keputusan The Fed, Harga Emas Naik ke Level Tertinggi

VIVA.co.id – Harga emas dunia naik ke level tertinggi setelah Bank Sentral (The Fed) memutuskan tidak menaikkan suku bunga acuan. Keputusan bank sentral AS itu membuang kekhawatiran tentang ekonomi dunia yang lemah.

Harga spot emas naik 1 persen pada US$1.130,96 per ons setelah naik menjadi US$1.130,35, tertinggi sejak 3 September. Kenaikan ini merupakan lompatan terbesar sejak 20 Agustus 2015.
“Tidak ada perubahan dalam target  yang dibuat The Fed, komitmen tersebut mendorong dolar turun dan memberikan dukungan pada emas,” kata  Rob Haworth, Senior Manajemen Investror dari Bank Wealth AS, dilansir dari CNBC, Jumat 18 September 2015.
Sebelum pernyataan The Fed, emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup turun 0,2 persen US$1,117 per ons.  Jajak pendapat Reuters menunjukkan 45 dari 80 ekonom memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuan antara nol dan 0,25 persen.
Emas domestik
Di dalam negeri, harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik sebesar Rp5.000 per gram pada perdagangan hari ini, menjadi Rp570 ribu dari sebelumnya kemarin berada di level Rp565 ribu per gram.
Sementara itu, untuk harga pembelian kembali (buyback) logam mulia Antam naik Rp1.000 menjadi Rp503 ribu per gram.
Berikut, daftar harga emas Antam berdasarkan pecahan terkecil hingga terbesar dikutip dari laman logam mulia.
Harga emas logam lima gram dijual di Rp2.705.000, 10 gram Rp5,360 juta, 25 gram Rp13.325.000, 50 gram Rp26,600 juta, 100 gram Rp53,150 juta, 250 gram Rp132,750 juta, dan 500 gram Rp265,3 juta.
Semua ukuran emas tersedia hari ini. Pembelian emas secara langsung di kantor Antam, dibatasi hingga 150 nomor antrean. (bisnis.news.viva.co.id)(dk)


Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.