Data Eropa-AS Tentukan Harga Emas

INILAH.COM, Jakarta – Positifnya data-data Eropa diprediksi membangkitkan harga emas. Di sisi lain, positifnya data-data AS justru berpengaruh sebaliknya.

Berdasarkan data yang dilansir Cnbc.com, pada perdagangan Kamis (24/10/2013) hingga pukul 13.13 WIB, harga emas internasional ditransaksikan menguat sebesar US$1,20 (0,09%) ke posisi US$1.335,20 per troy ounce.

Ariston Tjendra, kepala riset Monex Investindo Futures mengatakan, harga emas masih belum bisa menguat kembali ke level US$1.344,65 per troy ons setelah data Non Farm payrolls AS dirilis.

“Penguatan lanjutan berpotensi terjadi jika harga bisa melampaui level resisten US$1.345 dengan potensi target ke area US$1.356 per troy ounce,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (24/10/2013).

Sementara itu, kata dia, pelemahan harga emas menembus level support US$1.329 per troy ounce berpotensi membawa harga ke area US$1.310.“Hari ini data yang mungkin menjadi market mover adalah data PMI kawasan Eropa, data neraca perdagangan AS, klaim tunjangan pengangguran dan data penjualan rumah baru AS,’ papar dia.

Ariston menjelaskan, data PMI kawasan Eropa yang positif bisa mendukung penguatan harga emas. “Di sisi lain, data ekonomi AS yang positif malah bisa menekan turun harga emas,” imbuh Ariston. [jin]

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.