Data Pekerjaan AS Membaik, Emas Menurun

Emas turun kemarin  karena pasar saham rally pada hari Jumat atas efek menguatnya Data Pekerjaan AS  dari perkiraan dan adanya ekspektasi yang lebih besar atas prospek stimulus moneter dari bank sentral, dan sementara itu dolar mengalami kenaikkan disbanding dengan mata uang lainnya.

Kekhawatiran atas prospek Inggris meninggalkan Uni Eropa terus mendukung emas, bagaimanapun, emas naik  $ 20 ,kenaikan  terbesar lebih dari dua tahun yang terjadi minggu lalu.

Spot emas turun 0,8 persen pada $ 1,355.50 per ounce setelah menyentuh harga tertinggi sejak Maret 2014 pekan lalu di $ 1,374.91 per ounce.

Emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus turun 0,1 persen pada $ 1,356.6 per ounce.

“Nilai tinggi baru dalam obligasi AS dan menguatnya data pekerjaan dari yang diharapkan telah mengangkat kemungkinan kenaikan suku bunga akhir tahun ini, ” kata Kepala Saxo Bank komoditas penelitian Ole Hansen.

“Tapi respon yang kuat untuk kelemahan pasca non-farm payrolls pada hari Jumat adalah sinyal jelas bahwa pembeli masih mengintai, menunggu kesempatan untuk membeli emas dengan harga yang lebih murah. ”

S & P 500 menyentuh rekor intraday tinggi dan dolar terus mendapatkan dukungan dari data pekerjaan AS pada hari Senin,yang melihat harga investor mengambil  kesempatan dari  kenaikan suku bunga Federal Reserve sebelum akhir tahun.

Peningkatan sebesar 24%  pada bulan Desember sedang  dalam proses penentuan, CME FedWatch menunjukkan, meskipun tampaknya saat ini menunjukkan bahwa suku bunga akan tetap tidak berubah.

Federal Reserve President Kansas City Esther George mengatakan suku bunga AS terlalu rendah dan mengisyaratkan ia bisa mendorong kenaikan suku bunga dalam tingkat-pengaturan komite Fed.

Emas sangat sensitif terhadap suku bunga AS

Data pemerintah AS menunjukkan Jumat malam bahwa hedge fund dan fund manager kembali mengangkat posisi net long mereka di kontrak emas perak COMEX ke rekor tertinggi pada minggu ini pada  5 Juli setelah Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa.

Perak naik 0,09 persen pada $ 20,28 per ounce. Platinum  naik sebanyak 0,7 persen ke level tertinggi 13-bulan di $ 1,103.80 per ounce, sementara paladium naik 1,6 persen ke tertinggi dua bulan dari $ 625.

(tr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.