Data Ritel Amerika Turun, Emas Global Kembali Naik

SINGAPURA – Harga emas global sedikit menguat, karena data penjualan ritel Amerika Seikat (AS) yang lebih lamban, mendorong logam sebagai daya tarik safe haven.
    
Melansir Reuters, Kamis (14/8/2014), emas jenis spot stabil di USD1.311,16 per ounce setelah naik 0,3 persen pada sesi sebelumnya. Sedangkan emas berjangka AS, Comex Gold, turun USD2 menjadi USD1.312,70 per USD. 

Data menunjukkan penjualan ritel AS terhenti secara tidak terduga pada Juli, menunjukkan bahwa ekonomi kehilangan momentum di awal kuartal III. Meski demikian, hal ini meredakan spekulasi bahwa the Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan. 

Di sisi lain, Ketegangan geopolitik global terus mendukung emas. Pengiriman prajurit Rusia ke Ukraina sebagai bantuan di perbatasan, dipandang sinis sebagai tindakan untuk memperkuat para pemberontakan pro-Rusia. Konflik telah menewaskan lebih dari 2.000 orang sejak pertengahan April. 

Selain itu, Israel dan Palestina memperbaharui gencatan senjata setelah perang selama lima minggu, tapi kesepakatan itu mulai goyah karena adanya roket dari Gaza ke Israel, dan Israel membalas dengan serangan udara. 

SPDR Gold Trust, pasar emas terbesar di dunia emas dengan dana yang diperdagangkan di bursa, mengatakan kepemilikan sahamnya jatuh 0,26 ton menjadi 795,60 ton pada hari Rabu. (Okezone) (Dn)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.