Ditekan Inflasi AS, Harga Emas Ambruk Ke US$1.068

Bisnis.com, JAKARTA — Harga emas terus terperosok ke level terendah dalam 5 tahun terakhir setelah data inflasi Amerika Serikat dirilis positif. Spekulasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan depan pun kian menguat.

Pada penutupan perdagangan kemarin, harga emas Gold Spot turun 1,2% menjadi US$1.069 per troy ounce. Adapun, pada perdagangan hari ini sampai pukul 07:45 WIB, harga emas Gold Spot masih lanjut melemah sebesar 0,14% menjadi US$1.068.

Vyanne Lai, ekonom National Australia Bank Ltd., mengatakan kombinasi antara non-farm payrolldan inflasi yang pertumbuhannya sudah positif. Kondisi ini bisa dijadikan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini.

“Kekhawatiran tentang inflasi yang lemah dan jauh dari target sedikit berkurang. Saat ini pasar kembali fokus terkait proses rencana kenaikan suku bunga the Fed nanti,” ujarnya seperti dilansirBloomberg pada Rabu (18/11/2015).

Kemarin malam, data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat (AS) untuk Oktober mengalami kenaikan 0,2% dibandingkan dengan September yang deflasi -0,2. Adapun secara year on year(YoY), inflasi AS juga menjadi 0,2% dibandingkan sebelumnya yang stagnan di level 0%. (market.bisnis.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.