Dolar AS Melemah, Emas Global Kian Berkilau – Okezone.com

LONDON – Emas naik lebih dari 2 persen ke tingkat tertinggi tiga mingguan, karena melemahnya angka pekerjaan Amerika Serikat (AS). Melemahnya tenaga kerja ini, meningkatkan harapan Federal Reserve akan terus melanjutkan program stimulus sampai tahun depan.

Data nonfarm payrolls menunjukkan tenaga kerja naik 148.000 pada September, jauh di bawah perkiraan 180.000. Hal ini, diperkirakan terjadi karena adanya shutdown pemerintah bulan ini .

“Kami bahkan tidak dekat dengan angka 180.000. Tapering the Fed mungkin tidak terjadi untuk tahun ini, dan itulah alasan mengapa semua ekuitas, komoditas, dan emas pada khususnya, terangkat,” kata analis Societe Generale, Robin Bhar, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (23/10/2013).

Emas jenis Spot rebound dari kerugian kemarin, dengan naik lebih dari 2 persen sampai USD1.344,46 per troy ons, tertinggi sejak 30 September. Sedangkan emas berjangka emas berjangka AS untuk Desember naik USD26,8 atau 2 persen dan menetap di USD1.342,6 per troy ons.

Dolar AS jatuh ke level terendah delapan bulanan, terhadap beberapa mata uang, sementara saham global naik tipis. Emas telah didorong oleh meningkatnya likuiditas bank sentral dan suku bunga rendah selama beberapa tahun terakhir.

Para analis mengatakan sentimen investor ini cenderung untuk tetap tenang , namun, setelah penurunan besar dalam kepemilikan di terbesar emas yang didukung exchange-traded fund (ETF), SPDR Gold Trust , yang melihat arus dari 10,51 ton menjadi 871,72 ton pada hari Senin. (Okezone.com)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.