Dolar AS Melemah, Emas Langsung Unjuk Gigi

LONDONĀ – Emas global naik didorong oleh melemahnya dolar Amerika Serikat (AS). Hasil pertemuan the Federal Reserve yang dirilis telah meredakan kekhawatiran bank sentral akan menaikkan suku bunga, segera setelah stimulus moneter besar-besaran pada akhir tahun ini berakhir.

Harga sempat terkoreksi seteleh Gubernur the Fed Janet Yellen mengatakan pada 19 Maret lalu, bahwa Bank Sentral AS mungkin akan mengakhiri program pembelian obligasi besar-besaran musim gugur ini, dan bisa mulai menaikkan suku bunga sekitar enam bulan kemudian .

Namun, pada pertemuan 18-19 Maret, para pembuat kebijakan dengan suara bulat ingin pengetatan kebijakan tidak dilakukan, dan suku bunga mendekati nol persen masih dipertahankan.

“Sementara banyak yang mengkhawatirkan the Fed akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan, tapi pertemuan menunjukkan bahwa belum ada waktu yang pasti untuk melakukannya, dan itulah sebabnya emas mampu rally,” kata broker Newedge, Thomas Capalbo, seperti dilansir dariĀ Reuters, Kamis (10/4/2014).

Emas jenis Spot emas naik USD4,04 atau setara dengan 0,3 persen ke USD1.312,26 per troy ons. Sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Juni, Comex Gold, turun USD3,20 atau 0,2 persen menjadi USD1.305,90 per troy ons, dengan volume perdagangan sekitar 35 persen di bawah rata-rata 30 hari perdagangan.

Di antara logam mulia lainnya, perak turun 0,4 persen menjadi USD19,92 per troy ons, sedangkan platinum naik 0,4 persen menjadi USD1.439,49 per troy ons dan paladium naik 0,4 persen menjadi USD772,57 per troy ons.

(sumber: Okezone)

(tr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.