Dollar AS Kena “Profit Taking”, Harga Emas Dunia Naik

CHICAGO, KOMPAS.com – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada Selasa (30/12/2014) waktu setempat (Rabu pagi WIB), karena pasar saham global melemah di tengah ketegangan geopolitik dan dollar AS merosot akibat aksi ambil untung.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari naik 18,5 dollar AS, atau 1,57 persen, menjadi menetap di 1.200,40 dollar AS per ounce.

Emas berjangka hampir menghapus kerugiannya untuk 2014, karena krisis politik di Yunani menyeret indeks pasar saham utama dunia turun pada Selasa.

Selain itu, ketegangan geopolitik meningkat antara Amerika Serikat dan Rusia karena Washington menambahkan pejabat-pejabat Rusia ke daftar dugaan pelanggar hak asasi manusia.

Menanggapi hal itu, Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Lukashevich mengeluarkan pernyataan yang mengatakan langkah itu bisa membahayakan hubungan bilateral antara Rusia dan Amerika Serikat.

Indeks Spot Dollar AS, indikator dollar AS terhadap sekeranjang mata uang utama, jatuh untuk pertama kalinya dalam tiga sesi, menambahkan dukungan terhadap kenaikan harga emas.

Para pedagang juga sedang menunggu rilis laporan pengangguran mingguan, yang dijadwalkan akan dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada Rabu pagi, bukan Kamis, karena pemerintah dan pasar akan tutup pada Kamis untuk libur Tahun Baru.

Perak untuk pengiriman Maret bertambah 49,7 sen, atau 3,15 persen, menjadi ditutup pada 16,276 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 16,6 dollar AS, atau 1,38 persen, menjadi ditutup pada 1.219,30 dollar AS per ounce. (Sumber: Kompas)

(Pr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.