Dollar AS Menguat, Harga Emas Dunia melorot

CHICAGO, KOMPAS.com – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup turun pada Selasa (15/9/2015) waktu setempat (Rabu pagi WIB), karena dollar AS menguat untuk sesi kedua berturut-turut, dan menghijaunya pasar saham Eropa serta AS.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 5,1 dolar AS, atau 0,46 persen, menjadi 1.102,60 dollar AS per ounce.

Indeks dollar AS, yang mengukur dollar terhadap sekeranjang enam mata uang utama naik 0,35 persen pada pukul 18.30 GMT.

Emas dan dollar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika mata uang AS ini lebih kuat bisa menjadi negatif untuk komoditas termasuk emas, yang dihargakan dalam dollar.

harga emas agak mengurangi kerugian mereka setelah dua laporan utama yang dirilis oleh pemerintah AS menunjukkan penjualan ritel naik moderat 0,2 persen pada Agustus, dan produksi industri turun 0,4 persen disesuaikan secara musiman pada bulan lalu. Analis optimistis data yang tampak lemah ini, pada dasarnya sesuai dengan harapan.

Federal Reserve akan merilis pernyataan kebijakan penting pada Kamis sore menyusul pertemuan dua hari.  The Fed akan membuat keputusan apakah akan menaikkan suku bunga acuan untuk pertama kalinya dalam lebih dari sembilan tahun atau tetap mempertahankan kebijakan suku bunga rendah.

Di antara logam-logam lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 3,7 sen, atau 0,26 persen, menjadi ditutup pada 14,326 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 2,8 dollar AS, atau 0,29 persen, menjadi ditutup pada 958,2 dollar AS per ounce. (Sumber: Kompas)

(Pr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.