Emas Berjangka Terdongkrak Kasus Ilegal China

INILAHCOM, Hong Kong – Emas berjangka menguat pada perdagangan Asia Jumat (27/6/2014). Para pelaku pasar masih dibayangi kekhawatiran atas menurunnya permintaan fisik dan adanya berita mengenai kasus pembiayaan emas ilegal di China.

Emas internasional ditransaksikan mendatar di US$1.316,54 per troy ounce. Sebelumnya, harga emas turun 0,1%.

Selain itu, harga perak turun 0,27% ke Rp21.05 per ons, harga tembaga turun 0,09% ke US$3.1625 per pon dan harga platinum menguat 0,03% ke US$1.470,50 per ons.

Sementara, para pejabat berwenang di China menemukan kasus pembiayaan untuk pembelian emas yang terjadi pada tahun 2012 lalu. Pembiayaan emas ilegal dengan nilai 94,40 miliar yuan atau mencapai US$15,20 miliar.

Lembaga Audit Nasional China menemunkan terdapat 25 cek dari pemberi pinjaman emas yang memberikan suku bunga dan juga nilai tukar mata uang yang tidak sesuai dengan keadaan sesungguhnya. Bunga dan nilai tukar yang tidak sesuai tersebut memberikan keuntungan yang cukup besar.

Namun, lembaga tersebut tidak menyebut siapa saja yang terlibat dalam kasus itu dan juga bagaimana cara yang dilakukan oleh para pelaku untuk bisa memperoleh keuntungan yang cukup besar tersebut.

Kasus ini muncul beberapa minggu setelah pemerintah China menyelidiki adanya potensi penipuan pinjaman emas di Qingdao Port. Potensi penipuan tersebut berupa adanya jaminan yang sama yang digunakan untuk beberapa pinjaman yang berbeda. (sumber: inilahcom)

(Pr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.