Emas Ditutup Melemah ditengah Kuatnya Dollar AS

Harga emas ditutup cukup rendah pada sesi perdagangan AS hari Kamis. Dolar AS yang kuat terhadap mata uang dunia terus menjadi faktor bearish yang signifikan di pasar logam mulia. Grafik teknis untuk emas juga tetap negatif. Emas Comex Februari terakhir turun $4,10 per ounce pada $1,173.40. Perak Comex Maret terakhir turun $0,135 di $17,14 per ounce.

Harga emas didorong mendekat harga yang tidak berubah pada hari setelah Bank Sentral Eropa mengumumkan pada Kamis pagi untuk menjaga suku bunga tidak berubah dan akan memperpanjang program pembelian obligasi ECB selama sembilan bulan, sampai akhir 2017. Namun, ECB pada bulan April akan mengurangi pembelian obligasi bulanannya menjadi 60 miliar Euro, dari 80 miliar saat ini. Pasar awalnya menganggap bahwa berita itu sedikit hawkish untunk kebijakan moneter ECB. Mata uang Euro menguat tajam dan sold off untuk indeks dolar AS.

Namun, sebagai Presiden ECB Mario Draghi memberikan konferensi pers, para pedagang dan investor melihatnya sebagai dovish untuk kebijakan moneter, karena sebagaimana yang ia siratkan bahwa ECB tetap sepenuhnya siap untuk merangsang ekonomi zona Euro, jika kondisi memungkinkan. Rally di greenback membantu menjatuhkan harga emas kembali ke dekat posisi terendah harian mereka.

Fokus para pedagang dan investor akan pindah ke pertemuan FOMC pekan depan, di mana Federal Reserve diperkirakan akan menaikkan suku bunga AS.


Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.