Emas Dunia Menguat Akibat Penundaan Kenaikan Suku Bunga AS

Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB), karena para pedagang mulai menghargakan potensi penundaan kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve.

Mengutip Antara, Selasa (13/10/2015), kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik USD8,6 atau 0,74 persen menjadi menetap di USD1.164,50 per ounce. Logam mulia naik pada Senin karena pedagang bereaksi terhadap meningkatnya keyakinan bahwa Federal Reserve AS tidak akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Peningkatan suku bunga Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil, karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga. Belum ada peningkatan suku bunga The Fed sejak Juni 2006, sebelum awal krisis keuangan Amerika.

Indeks dolar AS, yang mengukur dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, turun 0,06 persen menjadi 94,80 pada pukul 18.15 GMT. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik, emas berjangka akan jatuh karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Perak untuk pengiriman September naik 4,6 sen atau 0,29 persen menjadi ditutup pada USD15,864 per ounce, sementara platinum untuk pengiriman Oktober menambahkan USD14,5 atau 1,48 persen menjadi ditutup pada USD995,90 per ounce.

(sumber: MetroTVnews)

(tr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.