Emas Dunia Naik Tipis, Harga Emas Antam Stagnan

JAKARTAHarga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada awal perdagangan hari ini naik setelah pada akhir pekan kemarin mengalami penurunan. Kenaikan harga emas Antam hari ini seiring dengan naiknya harga emas dunia.

Dilansir dari situs Logammulia.com, Selasa (17/5/2016) harga jual emas di Gedung Antam stagnan dari hari sebelumnya di level Rp596.000/gram. Begitu juga dengan harga buyback tetap di level Rp533.000/gram.

Sementara, harga emas di Pulogadung tidak bergerak dari kemarin di posisi Rp586.000/gram, dan harga emas di Gedung Sarinah juga tetap di level Rp596.000/gram.

Harga emas di gedung Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.152.000, dengan harga per gram Rp576.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.710.000 dengan harga per gram Rp570.000. Harga emas 4 gram senilai Rp2.268.000 dengan harga per gram Rp567.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.835.000 dengan harga per gram Rp567.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.595.000, dengan harga per gram Rp559.500. Harga emas 25 gram Rp13.850.000 dengan harga per gram Rp554.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp27.550.000, dengan harga per gram Rp551.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp54.925.000, dengan harga per gram Rp549.250. Harga emas 250 gram mencapai Rp136.925.000, dengan harga per gram Rp547.700, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp273.475.000 dengan harga per gram Rp546.950.

Dilansir Reuters, Selasa (17/5/2016), harga emas dunia naik tipis namun, kenaikan safe haven logam terbatas oleh menguatnya USD dan saham Asia pulih dari posisi terendah dua bulan.

Harga emas di pasar spot hari ini naik 0,25% menjadi USD1.276,70 per ons pada pukul 00.41 GMT dan harga emas AS naik 0,32% menjadi USD1.278,30 per ons.

USD menguat hari ini karena pemulihan harga minyak mentah dan hasil treasury AS, serta permintaan berkurangnya yen sebagai safe-haven. Saham Asia pulih dari posisi terendah dalam dua bulan setelah saham Apel Corp rebound dan harga minyak naik mendorong Wall Street.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1%, memperpanjang pemulihan dari dua bulan yang ditetapkan rendah pada Jumat. Nikkei Jepang
naik sekitar 1,0%.

Emas telah naik 20% tahun ini karena spekulasi bahwa Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve telah memperlambat laju peningkatan suku bunga.

 

(sumber: sindonews)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.