Emas Dunia Sentuh Harga Termurah 6 Tahun, Ini Penyebabnya

NEW YORK, KOMPAS.com – Harga emas dunia diperdagangkan pada harga 1.051,60 dollar AS per oince pada perdagangan Jumat (27/11/2015) lalu. Harga ini adalah harga paling rendah dalam waktu hampir 6 tahun terakhir.

Harga emas dunia belum pernah mengalami depresiasi sedalam ini sejak bulan Februari 2010 lalu. Saat itu, emas dunia diperdagangkan pada posisi harga 1.045 dollar AS per ounce. Pekan ini menandai enam pekan berturut-turut emas kehilangan nilainya.

“Perdagangan emas kali ini dipengaruhi oleh beberapa peristiwa yang terjadi secara bersamaan,” ujar George Gero dari RBC Wealth Management.

Gero menjelaskan, ada setidaknya tiga peristiwa yang mempengaruhi anjloknya harga emas dunia.

Pertama, perekonomian Tiongkok dan menurunnnya kinerja pasar saham. Pasar saham utama Tiongkok ditutup merah pada perdagangan Jumat setelah pemerintah menindak keras salah satu broker saham terbesar.

Elite Tiongkok akan cenderung tidak membelanjakan banyak uang pada emas apabila pasar dan ekonomi negara itu masih bergejolak.  Meski pemerintah Tiongkok menyatakan perekonomian masih tumbuh hingga 7 persen tahun ini, beberapa analis independen yakin realitanya hanya sekitar 4,5 persen.

Kedua, gelombang dollar AS. Sebagian besar perdagangan emas dunia menggunakan mata uang dollar AS dan kondisi ini tak baik bagi emas saat ini. dollar AS sedang berada pada titik tertinggi terhadap beberapa mata uang lain.  Ketika dollar AS makin mahal, maka investor akan memangkas harga emas.

Ketiga, rencana bank sentral AS atau Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan atau Fed fund rate pada bulan Desember.

Investor memprediksi The Fed akhirnya menaikkan suku bunga dari kisaran historisnya yang hampir 0 persen. Ketika The Fed menaikkan suku bunga, hal ini berdampak buruk bagi harga emas karena emas tidak membayar bunga apapun. Hal ini menyebabkan besarnya kemungkinan investor akan berpaling dari emas ke aset-aset yang memiliki bunga lebih tinggi lainnya. (bisniskeuangan.kompas.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.