Emas Dunia Turun, Harga Emas Antam Malah Naik

JAKARTAHarga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini naik setelah kemarin turun. Naiknya emas Antam hari ini justru terjadi pada saat harga emas global tercatat turun, meski masih dalam level tinggi.

Dilansir dari situs Logammulia.com, Jumat (8/4/2016), harga jual emas Antam naik Rp5.000 menjadi Rp569.000/gram dari sebelumnya Rp564.000/gram. Sementara, harga buyback emas Antam juga terlihat naik Rp4.000 menjadi Rp520.000/gram dari sebelumnya Rp516.000/gram.

Harga emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.098.000, dengan harga per gram Rp549.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.629.000 dengan harga per gram Rp545.000. Harga emas 4 gram senilai Rp2.160.000 dengan harga per gram Rp540.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.700.000 dengan harga per gram Rp540.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.350.000, dengan harga per gram Rp535.000. Harga emas 25 gram Rp13.300.000 dengan harga per gram Rp532.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp26.550.000, dengan harga per gram Rp531.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp53.050.000, dengan harga per gram Rp530.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp132.500.000, dengan harga per gram Rp530.000, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp264.800.000 dengan harga per gram Rp529.600.

Sementara dilansir Reuters, harga emas dunia pada perdagangan hari ini tercatat turun meski mendekati posisi tertinggi dalam dua pekan. Hal ini tak terlepas dari langkah hati-hati Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga acuan.

Harga emas global di pasar spot turun 0,3% menjadi USD1.237,10 per onc pada pukul 00.48 GMT, namun tidak jauh dari posisi tertinggi dua pekan yang berada di level USD1.243,50 pada sesi sebelumnya. Selama sepakan ini harga logam naik 1,3%.

Di sisi lain, USD merosot ke posisi terendah dalam 17 bulan terhadap yen kemarin. Sementara, kekhawatiran pertumbuhan global membuat ekuitas menurun.

naik 0,3% menjadi USD1.224,86 per ons pada pukul 00.47 GMT. Sementara, harga bullion tercatat turun 0,7% karena ekuitas pasar global membukukan keuntungan yang solid, dibantu kenaikan harga minyak dan melonjakn sektor kesehatan.

sumber: sindonews

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.