Emas Dunia Turun Tipis, Harga Emas Antam Malah Naik

JAKARTA – Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini, Jumat (4/3/2016) kembali naik melanjutkan penguatan sebelumnya. Kenaikan ini di tengah turunnya harganya emas dunia meski masih terlihat menguat.

Dilansir dari situs Logammulia.com hari ini, harga jual emas Antam naik Rp4.000 menjadi Rp574.000/gram dari sebelumnya Rp570.000/gram dan harga buyback emas Antam juga naik Rp4.000 menjadi Rp525.000/gram dari sebelumnya Rp521.000/gram.

Emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.108.000, dengan harga per gram Rp554.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.644.000 dengan harga Rp548.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.180.000 dengan harga per gram Rp545.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.725.000 dengan harga per gram Rp545.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.400.000, dengan harga per gram Rp540.000.

Harga emas 25 gram Rp13.425.000 dengan harga per gram Rp537.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp26.800.000, dengan harga per gram Rp536.000. Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp53.550.000, dengan harga per gram Rp535.500.

Harga emas 250 gram mencapai Rp133.750.000, dengan harga per gram Rp535.000, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp267.300.000 dengan harga per gram Rp534.600.

Dilansir Reuters, harga emas dunia turun dari sesi sebelumnya meski tidak jauh dari posisi tertinggi dalam 13 bulan terakhir. Investor sekarang tengah menunggu laporan data nonfarm payrolls AS.

Harga emas di pasar spot tercatat turun 0,3% menjadi USD1.259,50 per ons pada pukul 00.32 GMT, setelah sesi kemarin naik hampir 2% di level USD1.267,06 per ons, terkuat sejak 6 Februari 2015. Logam ini telah naik 3% untuk pekan ini dan hampir naik 20% selama tahun ini dan menjadi salah satu komoditas yang kuat.

Sementara, harga emas AS untuk pengiriman April naik 0,2% menjadi USD1.260,50 per ons. Data nonfarm payrolls yang mencakup data pekerjaan diperkirkan meningkat 190 ribu pada bulan lalu setelah pada Januari juga meningkat 151 ribu, menurut jajak pendapatn ekonom Reuters. (Sumber: Sindonews) (Pr)


Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.