Emas Dunia Turun Tipis Usai FFR Tidak Naik

Metrotvnews.com, Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun tipis pada Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB), setelah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) tidak memutuskan kenaikan suku bunga atau menaikkan Fed Fund Rate (FFR).

Mengutip Antara, Jumat 29 Januari, emas berjangka naik pada Kamis pagi karena pernyataan Federal Reserve AS yang dirilis Rabu, mengatakan bank sentral AS akan mempertahankan kisaran target suku bunga federal sebesar 0,25 persen hingga 0,5 persen.

Namun, karena saham-saham AS dibuka lebih tinggi pada Kamis, para investor mulai melakukan aksi jual teknis atas emas berjangka mereka, menurut para analis. Selain itu, harga logam mulia berada di bawah tekanan lebih lanjut karena pasar tetap belum pasti kapan kenaikan suku bunga berikutnya, dari tingkat 0,50 persen ke tingkat 0,75 akan terjadi.

Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga dari 0,50 persen ke 0,75 persen berada di 12 persen untuk pertemuan Maret, dan 20 persen pada pertemuan April.

Emas dicegah dari penurunan lebih lanjut karena indeks dolar AS turun Kamis. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Perak untuk pengiriman Maret turun 22,7 sen atau 1,57 persen menjadi ditutup pada USD14,232 per ounce. Platinum untuk pengiriman April kehilangan USD14,2 atau 1,61 persen menjadi ditutup pada USD867,90 per ounce. (ekonomi.metrotvnews.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.