Emas Global Belum Mampu Tembus USD1.300/Troy Ons

NEW YORK – Emas global naik sedikit, tapi tetap di bawah USD1.300 per troy ons. Investor masih fokus pada pertemuan Federal Reserve Amerika Serikat (AS), dan berharap adanya kebijakan stimulus moneter karena adanya ketidakpastian atas Ukraina.

Investor emas sebagian besar memilih menunggu, sebelum the Fed memulai pertemuan kebijakan dua hari. Mereka harus memastikan apakah the Fed akan mengurangi program pembelian obligasi bulanan untuk keempat kalinya berturut-turut dan mungkin menaikkan suku bunga.

“Tapi masih ada background ketegangan antara Rusia dan Barat atas Ukraina. Kita melihat beberapa pra-penjualan menjelang FOMC dan non-farm payrolls,” tutur analis Societe Generale Robin, Bhar, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (30/4/2014).

Emas jenis spot emas naik tipis 14 sen ke USD1.295,74 per troy ons. Harga emas sempat meningkat, karena kekhawatiran geopolitik, namun harus terpangkas karena penguatan pasar perumahan AS. Sedangkan emas berjangka AS, Comex Gold, untuk pengiriman Juni menguat USD2,70 atau 0,2 persen ke USD1.296,30 per troy ons.

Sementara, perak turun 0,6 persen menjadi USD19,45 per troy ons. Spot platinum naik 0,5 persen menjadi USD1.424,25 per troy ons, sementara paladium spot naik 0,6 persen menjadi USD803,25 per troy ons.

Kebijakan moneter yang longgar, ditambah dengan suku bunga rendah yang berkepanjangan, telah membuat bullion unggul atas aset lainnya. Stimulus telah menjadi faktor penting pendorong emas lebih tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

(Sumber: okezoneeconomy.com)

(DK)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.