Emas Global Capai Harga Tertinggi Enam Pekan

NEW YORK – Emas global naik dalam transaksi berombak akhir pekan ini waktu setempat, mencapai harga tertinggi enam pekan dan berada di jalur untuk mendaki kenaikan mingguan terbesar sejak pertengahan Januari lalu karena memburukanya data ekonomi China menggoncang pasar keuangan dan mendorong dolar Amerika Serikat (USD) melemah.

naiknya harga emas global lantaran saham dunia mengalami penurunan terburuk dalam sepekan tahun ini, sementara indeks USD mencapai level terendah dalam dua bulan setelah rilis data manufaktur China ditambahkan keraguan bahwa Federal Reserve AS (The Fed) akan menaikkan suku bunga bulan depan.

Data China menambah ketakutan investor yang sudah khawatir tentang lambatnya pertumbuhan global. Pada akhirnya, investor menyelamatkan aset mereka ke obligasi dan emas, sementara logam mulia untuk industri, seperti perak dan paladium turun setelah dua hari menguat.

Emas sudah pulih pekan ini dari koreksi terendah 5,5 tahun, didorong rilis hasil pertemuan kebijakan terakhir Fed. Harga emas di pasar spot mencapai puncak USD1.168,40/ons dan naik 0,5% menjadi USD1.158,31 pada 02.39 waktu setempat, naik 4% pada pekan ini. Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 0,6% menjadi USD1.159,60.

“Rilis data ekonomi China saat ini mendorong harga logam mulia. Saat ini, kami membutuhkan katalis baru untuk mendorong harga lebih tinggi dan data ekonomi pekan depan tentu bisa memenuhi keinginan itu,” kata Kepala analis pasar di AvaTrade Naeem Aslam, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (22/8/2015).

Emas telah berada di bawah tekanan berat tahun ini di tengah ekspektasi bahwa Fed akan menaikkan suku bunga untuk kali pertama dalam hampir satu dekade, yang mendorong USD menguat.

Sementara perak turun 1,7% menjadi USD15,29/ons, platinum turun 0,8% menjadi USD1.020,75 dan paladium turun 2,7% menjadi USD601,25.

(sumber: Sindonews)

(tr)

 

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.