Emas Global Kudeta Posisi Dolar AS

SINGAPURA – Emas global menguat di perdagangan Asia pagi ini. Emas menguat dari posisi terendah satu bulanan, setelah jatuh sekitar 2 persen pada sesi sebelumnya, lantaran hedge fund memperkirakan harga emas turun di tengah ekspektasi suku bunga Amerika Serikat (AS) yang akan dinaikkan.

Tren investasi emas telah berubah bearish, setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen menyarankan suku bunga bisa naik lebih cepat daripada banyak di pasar yang diharapkan, menyakiti daya tarik logam sebagai lindung nilai terhadap inflasi .

“Dengan hasil yang lebih tinggi Anda mendapatkan opportunity cost yang lebih tinggi saat memegang emas, dan dengan dolar AS yang melemah ada ketakutan penurunan nilai mata uang,” kata analis Natixis, Bernard Dahdah, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (25/3/2014).

“Kita bisa melihat kejatuhan emas di bawah USD1.300 pada bulan depan jika kita mendapatkan data yang menguat, dan penguatan dolar serta hasil imbal hasil yang lebih tinggi,” tambahnya.

Emas jenis Spot emas naik USD1,49 ke USD1.310,61 per troy ons, setelah sempat jatuh ke USD1.307,54 per troy ons, terlemah sejak 20 Februari. Sedangkan emas berjangka AS, Comex Gold, stabil di level USD1.311,50 per troy ons.

SPDR Gold Trust, exchange-traded fund emas terbesar di dunia, mengatakan kepemilikannya naik 0,6 persen menjadi 821,47 ton dari 816,97 ton pada akhir pekan kemarin.(Okezone) (Dn)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.