Emas Global Mencoba Bertahan di Level USD1.300

SINGAPURA – Emas global berjuang untuk bertahan di level USD1.300 per troy ons, setelah meluncur tajam semalam. Aksi jual terjadi karena kekhawatiran berkurangnya permintaan konsumen China.

Kerugian logam datang meskipun ketegangan geopolitik di Ukraina makin meningkat. Tawaran safe haven untuk emas gagal muncul setelah Kiev mulai operasi terhadap milisi separatis di timur.

Melansir Reuters, Rabu (16/4/2014), emas jenis Spot naik tipis USD1,21 ke USD1.303,25 per troy ons, setelah ditutup turun 1,8 persen sehari sebelumnya. Emas sempat jatuh ke titik terendah USD1.290,34 per troy ons.

Sebuah laporan menunjukkan, perusahaan China bisa memangkas sebanyak 1.000 ton emas dalam transaksi pembiayaan. Hal ini dilakukan guna mengumpulkan dana karena kondisi kredit yang ketat, untuk memenuhi permintaan konsumen.

SPDR Gold Trust, emas yang diperdagangkan dengan dana yang diperdagangkan di bursa, mengatakan kepemilikannya naik 0,60 ton menjadi 806,82 ton kemarin. Asosiasi penambang Konstruksi Union Afrika Selatan meminta pemerintah dan masyarakat untuk membantu kucuran dana bagi anggota mereka di sektor platinum.

Pasar ekuitas global diperdagangkan flat dan utang pemerintah naik atas meningkatnya ketegangan di Ukraina, setelah Rusia menyatakan negara di ambang perang saudara.

(sumber: Okezone)

(tr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.