Emas Global Turun di Tengah Kenaikan Saham AS

Chicago– Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup melemah pada perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB (9/9) menyusul naiknya bursa saham Amerika Serikat (AS). Emas ditinggalkan investor karena lebih memiilh investasi saham.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember tergerus US$ 0,40 (0,04 persen) menjadi di US$ 1.121,00 per ounce.

Pelemahan emas dipicu sentimen kenaikan saham-saham AS pada Selasa. Wall Street mencoba untuk berbalik arah menguat (rebound) setelah libur panjang akhir pekan.

Reli saham-saham Eropa juga memberikan tekanan tambahan terhadap harga emas. Pada Selasa, indeks pasar saham Prancis naik 1,07 persen, bursa Londok indeks FTSE 100 naik 1,18 persen, sementara indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt juga berakhir lebih tinggi.

Pada Senin, pasar ditutup karen libur Hari Buruh AS.

Pada Jumat lalu, emas berjangka berakhir melemah setelah laporan ketenagakerjaan AS mengatakan dunia usaha menambah 173.000 pekerja pada Agustus, atau memasuki level terendah dari konsensus perkiraan Bloomberg, sementara tingkat pengangguran turun menjadi 5,1 persen, terendah sejak April 2008, dengan rata-rata penghasilan per jam naik 0,3 persen.

“Para investor sedang menunggu pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve minggu depan untuk menilai arah emas berjangka,” kata para analis.

Sementara perak untuk pengiriman Desember naik 20,6 sen (1,42 persen) menjadi US$ 14,755 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober bertambah US$ 10,50 (1,06 persen) menjadi US$ 1.002,90 per ounce.

sumber: beritasatu.com

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.