Emas Global Turun Jelang Pertemuan ECB

Chicago– Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melemah pada perdagangan Rabu waktu setempat atau Kamis pagi WIB (22/10), karena dolar Amerika Serikat (AS) menguat menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB).

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun US$ 10,4 (0,88 persen) menjadi US$ 1.167,10 per ounce.

Emas berada di bawah tekanan ketika indeks dolar AS naik menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis. Para analis percaya Gubernur ECB Mario Draghi akan memberikan indikasi untuk perluasan pelonggaran kuantitatif.

Awalnya para pedagang memperkirakan bahwa hal itu akan menguatkan euro, tetapi saat ini sejumlah laporan menunjukkan untuk menjaga euro melemah sehingga melindungi eksportir dan menjinakkan inflasi.

Namun, para analis mengatakan bahwa emas bertahan dalam kisaran terbatas karena ketidakpastian kenaikan suku bunga Federal Reserve AS. Perdagangan tetap lesu menjelang pertemuan kebijakan The Fed pada pekan depan.

Menurut FedWatch CME, saat ini probabilitas kenaikan suku bunga Federal Reserve AS sebesar 35 persen sebelum akhir 2015, dengan peluang 5 persen selama pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Oktober, dan sebesar 30 persen selama pertemuan FOMC Desember.

Peningkatan suku bunga Fed mendorong investor melepas emas menuju aset-aset dengan imbal hasil, karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga. Belum ada peningkatan suku bunga The Fed sejak Juni 2006, sebelum awal krisis keuangan Amerika.

Perak untuk pengiriman Desember turun 20,7 sen, atau 1,30 persen, menjadi ditutup pada US$ 15,71 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun US$ 13 (1,27 persen) menjadi ditutup pada US$ 1.007,10 per ounce.

(sumber: Beritasatu)

(tr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.