Emas jadi pilihan di tengah ketidakpastian

JAKARTA. Harga emas batangan buatan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) semakin melejit. Selasa (9/2), harga emas Antam naik Rp 12.000 atau 2,17% mencapai seharga Rp 564.000 per gram, ketimbang harga Jumat pekan lalu. Ini harga tertinggi sejak Oktober 2015.

Sepanjang tahun ini, emas Antam naik 3,48%. Harga buyback naik Rp 11.000 atau 2,2% menjadi Rp 510.000 per gram dibanding Jumat pekan lalu dan menguat 8,5% sejak akhir tahun lalu.

Menurut Agung Kusumawardhana, Marketing Manager Antam, kenaikan harga emas batangan seirama harga emas global yang menguat 11,6% sejak akhir tahun 2015.

“Dengan melihat harga emas global, kami optimistis prospek emas Antam ke depan semakin bagus,” ujar Agung kepada KONTAN, kemarin.

Analis SoeGee Futures, Alwi Assegaf menjelaskan, manakala harga emas global melemah, dollar AS biasanya naik, sehingga rupiah terdepresiasi. “Ini menahan kejatuhan emas Antam,” papar Alwi.

Hingga semester pertama tahun ini Alwi memprediksikan harga emas batangan produksi Antam akan bergerak di kisaran Rp 540.000- Rp 570.000 per gram. Bahkan harganya berpotensi naik menjadi Rp 600.000 per gram di akhir tahun. Ini sejalan dengan proyeksi harga emas global yang dapat menguat US$ 1.200-an di akhir tahun.

Alwi menyarankan investor mengambil posisi hold emas Antam lantaran potensi kenaikan masih besar. Apalagi, kurs masih di atas Rp 13.000 per dollar AS. “Take profit bisa dilakukan jika harga mendekati Rp 600.000,” ujarnya.

Jika ingin membeli, tunggulah saat harga turun ke posisi Rp 540.000 per gram.

Suluh Adil Wicaksono, Analis Millenium Penata Futures, melihat, pasar tengah mengantisipasi ketidakpastian ekonomi dunia. Apalagi, Rabu malam nanti, Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat Janet Yellen, akan menyampaikan pidato tentang arah bank sentral AS. Situasi inilah yang mendorong kenaikan harga emas.

“Terutama jika pernyataan Yellen dovish dan The Fed tak menaikkan suku bunga pada Maret 2016,” ujar Suluh.

Kalkulasi Suluh, akhir tahun ini harga emas buatan Antam berada di kisaran Rp 500.000-Rp 575.000. Asumsinya, harga emas pasar spot di level US$ 1.100 per ons troi dan kurs Rp 13.800 per dollar.

Suluh menyarankan investor yang memiliki emas Antam sejak tahun lalu mengambil posisi jual. “Harga jual dan buyback sudah tinggi,” kata dia.

Sedangkan investor yang ingin membeli emas Antam, sebaiknya menunggu harga buyback Rp 500.000. Jika buyback turun, trennya relatif menurun. Posisi buyback tak sefluktuatif harga jual. (investasi.kontan.co.id)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.