Emas Lemah karena Profit Taking

Harga emas mengakhiri sesi pagi AS dengan sedikit lebih rendah pada hari Rabu, karena beberapa profit taking dari kenaikan terakhir yang mendorong pasar ke level tertingginya selama enam minggu pada hari Selasa. Bullish “outside market” hari ini (2/8) membatasi tekanan jual di pasar emas dan perak. Indeks Dolar AS lebih rendah dan harga minyak mentah lebih tinggi. Emas Comex Desember terakhir turun $2,60 per ounce di $1,276.80. Emas Comex September lalu turun $0,074 pada $16,69 per ounce.

Rekor baru di Dow Jones Industrial Average pada hari Rabu, di atas 22.000, juga cenderung membatasi minat beli di pasar emas safe haven. Namun, pasar emas juga harus senang dengan performanya dalam beberapa minggu ini, di tengah rekor tertinggi untuk indeks saham utama AS.

Pedagang dan investor sekarang menunggu laporan ekonomi AS yang paling penting bulan ini yang akan rilis pada hari Jumat pagi: laporan pekerjaan Juli dari Departemen Tenaga Kerja. Komponen kunci non-farm payrolls dari laporan tersebut diperkirakan akan menunjukkan peningkatan 180.000 pekerja. Laporan ketenagakerjaan nasional ADP untuk bulan Juli, yang dirilis pada hari Rabu pagi, menunjukkan adanya kenaikan 178.000 pekerjaan, yang berada di bawah perkiraan konsensus sampai 180.000.

Indeks Dolar AS menguat pada hari Rabu dan mencapai level terendahnya selama 13 bulan. Greenback yang merosot telah menjadi elemen dasar bullish untuk logam mulia. Baru-baru ini, nampaknya banyak pasar komoditas yang tersadar dari kenyataan bahwa indeks harga dolar mengalami penurunan terbanyak tahun ini, dn market tersebut terdorong naik dengan bantuan dari dollar yang melemah.

Sementara itu, minyak mentah Nymex berjangka sedikit naik dan diperdagangkan di atas $49,00 per barel pada Rabu siang. Harga minyak mencapai level tertingginya selama dua bulan pada hari Selasa dan tetap berada pada tren kenaikan untuk grafik harian. Kenaikan harga minyak juga bullish untuk sektor komoditas, termasuk logam mulia.

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.