Emas makin menarik jadi instrumen investasi

Denpasar (ANTARA News) – Kenaikan harga emas semakin menarik sebagai instrumen investasi karena potensial keuntungannya cukup besar, apalagi bagi masyarakat Bali yang gemar menyimpan emas.

“Harga emas dunia menguat sejak awal 2016 dan melejit pada awal Februari mencapai harga 1.230 dolar AS/toz, naik 11-15 persen dari harga 1.109 dolar AS di akhir 2015,” kata Kepala Butik Emas Logam Mulia PT Antam Persero Tbk Denpasar, Nursyahrini Dewi, Selasa.

Dalam rangka merayakan Imlek dan Hari Raya Galungan dan Kuningan, PT ANTAM (Persero) Tbk melalui butik-butiknya memberikan promo spesial berupa promo harga pabrik ditambah potongan Rp5.000/gram berlaku kelipatan.

Di Bali, PT ANTAM mampu menjual sekitar 10 kg emas perbulan.

“Saya melihat masyarakat Bali sejak dahulu kala menyukai emas dan kerap mengoleksinya, jadi saya rasa ini akan sangat bagus,” kata wanita itu.

Menyaksikan kondisi tersebut, PT Antam (Persero) Tbk membuka butik emas ke-12 di Jalan Teuku Umar Denpasar sejak November 2015 setelah yang ke-11di Jakarta, untuk bisa mendekatkan diri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Bali.

Bali yang dijuluki Pulau Kahyangan menjadi destinasi pariwisata terbaik kedua 2015, tentu akan banyak menerima kunjungan wisatawan mancanegara yang melakukan liburan sambil memburu perhiasan baik emas maupun perak.

Pengrajin Bali sangat kreatif dalam menciptakan desain atau rancangan perhiasan emas yang dipadukan dengan perak sehingga merupakan salah satu pusat kerajinan yang memiliki pangsa pasar ke mancangera, terutama ke Singapura, Hongkong, Australia, dan Amerika Serikat. (antaranews.com)(dk)

 

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.