Emas Melemah Karena Menguatnya Dolar AS

Emas sedikit menurun pada trading AS kamis pagi dan mengalami tekanan jual sebagian disebabkan oleh rebound yang solid dalam indeks dolar AS setelah kerugian besar yang terjadi pada hari Rabu kemarin. Bentuk grafik yang bearish secara keseluruhan untuk pasar emas dan perak juga membuat para seller percaya diri.

Emas Comex Februari terakhir turun $3.50 di $1,073 per ons. Perak Comex terakhir turun $0.024 di $14.165 per ons.

Pasar saham diperdagangkan dalam range yang sempit pada hari Kamis kemarin, tetapi dengan nada yang nervous trader dan investor memandang kepada sektor komoditi mentah yang merosot, dipimpin oleh harga minyak mentah yang minggu ini menyentuh terendah dalam tujuh tahun. Para pedagang memandang dengan sektor komoditi mentah yang berada pada siklus yang rendah seperti ini, ekonomi dunia secara keseluruhan tidak bisa berada pada kondisi yang baik. Merosotnya sektor komoditi mentah memicu keprihatinan yang serius akan deflasi harga yang mencengkeram ekonomi dunia kedepannya.

Laporan Dewan Emas Dunia mengatakan Bank Sentral Rusia dan Cina terus membeli emas dengan harga yang lebih rendah untuk menambah cadangan persediaan mereka.

Wall Street Journal dalam laporannya mengatakan pasar melihat 85% kemungkinan Federal Reserve AS akan menaikkan tingkat bunga sebesar 0.25% pada pertemuan FOMC minggu depan, yang akan menjadi kenaikan tingkat bunga yang pertama selama sekitar 9 tahun. (vibiznews.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.