Emas Melemah Karena Rilisnya Beberapa Data Ekonomi AS

Harga emas ditutup cukup rendah pada sesi perdagangan AS pada Kamis. Setelah diperdagangkan hampir stabil semalam, logam mulia ini berada di bawah tekanan jual karena rilisnya beberapa data ekonomi AS pada Kamis pagi. Emas Desember terakhir turun $7,70 per ounce pada $1,318.50. Perak Desember terakhir turun $0,011 di $19,055.

Sementara itu, data ekonomi AS pada Kamis bercampur aduk dari kenaikan yang tinggi dan penurunan yang tak terduga, pasar tampaknya lebih fokus pada survei bisnis Philadelphia Fed yang menunjukkan peningkatan tajam pada September dari Agustus. Indeks bisnis umum yang mencakup sektor pabrik menunjukkan kenaikan menjadi 12,8 pada September dari 2,0 pada bulan Agustus. Pembacaannya adalah -2,9 pada bulan Juli. Pasar mengharapkan pembacaan 0,0. Laporan ini jatuh ke hawkish kebijakan moneter AS, yang ingin melihat kenaikan suku bunga lebih awal.

Dalam berita lainnya hari Kamis, Bank of England mengadakan pertemuan rutinnya tentang kebijakan moneter dan tidak membuat perubahan untuk suku bunga, seperti yang diharapkan. BOE bulan lalu mengumumkan langkah-langkah stimulus kebijakan moneter yang baru.

Pasar dunia menantikan pertemuan minggu depan dari Federal Reserve’s Open Market Committee (FOMC). Perdagangan mungkin akan lebih tenang menjelang pertemuan, yang dimulai pada Selasa depan dan berakhir pada Rabu sore. Pasar memprediksikan hanya sedikit peluang untuk prospek bahwa Fed akan meningkatkan suku bunga pada pertemuan itu. Kemungkinan besar kenaikan suku bunga AS akan terjadi pada bulan Desember, menurut para pedagang dan investor. Bank of Japan juga bertemu untuk membahas kebijakan moneter minggu depan.

Z


Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.