Emas Melonjak, Minyak Merosot Setelah Keputusan Brexit Keluar

Emas banyak rally setelah krisis moneter global yang terjadi pada 2008 dan oil dan tembaga jatuh pada Jumat, setelah Britain memilih untuk meninggalkan European Union yang membuat market komoditas terguncang, memaksa terjadinya selloff untuk asset beresiko dan beralih ke safe haven.

Jatuhnya oil, logam dasar dan biji-bijian sama dengan yang terjadi dengan market finansial, yang menukik sebagai hasil dari referendum British dengan hasil 52-48 persen untuk UK meninggalkan EU. Voting ini menghasilkan guncangan terbesar di finansial global sejak krisis 2008, kali ini dengan suku bunga di seluruh dunia hamper mendekati nol.

Sterling mengalami penurunan satu hari terbesar dalam sejarah, menurun lebih dari 10% terhadap dollar ke level yang terlihat terakhir pada 1985 karena ketakutan dengan keputusan referendum akan menjatuhkan investasi di ekonomi terbesar kelima di dunia.

Spot emas XAU naik 5.1 persen pada $1,319 per ounce pada 06.51 GMT, setelah naik sebesar 8.2 persen menjadi $1,358.20, yang terkuat sejak Maret 2014. Emas telah naik 11 persen sejak September 2008.

Britain menjadi negara pertama yang meninggalkan European Union sejak didirikan.

Dengan ekonomi global yang sepertinya akan terkena dampak, maka akan menghambat permintaan untuk bahan baku dari oil hingga tembaga, menurunkan harga sedangkan yang lain mendapatkan keuntungan di beberapa minggu terakhir.

“Perekonomian yang buruk di UK dan Europe tidak baik bagi oil dan bisa menimbulkan efek domino untuk perekonomian di Asia,” kata analis oil HIS Victor Shum.

Emas terhadap sterling XAUGBP=R dan euro XAUEUR=R naik ke level tertingginya sejak April 2013.

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.