Emas Menambah Kerugiannya Mendekati Penutupan Pasar AS Senin (19/6)

Harga emas turun, mendekati level terendah dan berada di level terendahnya selama empat minggu pada akhir perdagangan AS Senin. Sell off baru-baru ini di indeks dolar AS nampaknya stabil, yang merupakan negatif bagi pasar logam mulia. Harga minyak mentah melemah, yang juga merupakan elemen bearish harian untuk pasar logam mulia. Grafik harian untuk emas dan perak telah berubah bearish baru-baru ini, yang juga menginspirasi penjual teknikal bias. Emas Comex August terakhir turun $8,40 per ounce di $1,248.10. Perak Comex Juli terakhir turun $0.141 di $16,52 per ounce.

Sebagian besar pasar saham dunia lebih tinggi pada hari Senin (19/6), termasuk indeks saham AS. Banyak pasar saham dunia dalam mode rally, dengan beberapa berada di atau dekat dengan rekor tertingginya atau bergerak ke harga yang lebih tinggi. Hal itu juga merupakan elemen bearish untuk kelas aset logam bersaing.

Gagasan tentang Federal Reserve AS yang lebih hawkish setelah pertemuan FOMC minggu lalu juga negatif untuk logam mulia dan sektor komoditas mentah.

Juga terjadi serangan lain yang berpotensi serangan teroris di London pada hari Minggu (18/6) saat sebuah mobil menabrak kerumunan orang dan membunuh setidaknya satu orang. Pasar tidak terpengaruh oleh peristiwa tersebut. Berita bahwa jet tempur AS menembaki sebuah pesawat militer Suriah juga tidak berdampak besar pada pasar. Namun, emas kemungkinan akan melihat beberapa permintaan safe haven jika ketegangan AS dan Rusia meningkat secara signifikan terkait masalah ini.

Tidak ada data ekonomi utama AS yang dirilis pada hari Senin (19/6), dan minggu ini akan menjadi minggu yang sepi, secara keseluruhan, untuk laporan AS.

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.