Emas Naik Tipis, Menanti Pengumuman The Fed

Harga emas berjangka naik tipis pada perdagangan hari kedua. Kenaikan ini dipicu rencana Bank Sentral AS atau The Fed yang akan mengumumkan kenaikan suku bunganya.

Harga emas naik 0,4 persen  menjadi US$1.069,11 per ons, memperpanjang bouncing setelah mengalami posisi terendah sejak Februari 2010.
Emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup 0,2 persen menjadi US$1.063,50 per ons.
Emas membukukan penurunan bulanan terbesar dalam dua setengah tahun terakhir pada November karena investor berada diposisi untuk menanti kenaikan suku bunga AS bulan ini.
“Emas masih mengikuti dolar menjelang keputusan The Fed,” kata Kepala Perdagangan MKS, Afshin Nabavi dilansir dari CNBC, Rabu 2 Desember 2015.
Sementara harga perak naik 0,4 persen menjadi US$14,14 per ons, sementara platinum naik 0,8 persen menjadi US$837,78 per ons.
Emas domestik
Di dalam negeri, harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang diperdagangkan hari ini, Rabu 2 Desember 2015, sama seperti kemarin yaitu Rp547 ribu per gram.
Sementara berdasarkan Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk, seperti dilansir dari laman logam mulia, untuk buyback(pembelian kembali) naik Rp1.000 menjadi Rp474 ribu per gram.
Berikut, daftar harga emas Antam berdasarkan pecahan terkecil hingga terbesar dikutip dari laman logam mulia.
Harga emas logam lima gram dijual di Rp2,590 juta, 10 gram Rp5,130 juta, 25 gram Rp12,750, 50 gram Rp25,450 juta, 100 gram Rp50,850 juta, 250 gram Rp127,000 juta, dan 500 gram Rp253,8 juta.
Semua ukuran emas tersedia hari ini. Pembelian emas secara langsung di kantor Antam, dibatasi hingga 150 nomor antrean.
(sumber: VIVA.co.id )
(tr)


Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.