Emas Under Pressure, Janet Yellen Tidak Yakin Perekonomian AS Akan Terus Tumbuh

Ketua Fed Janet Yellen mengutarakan pendapat tajamnya pada U.S. Senate Committee on Banking, Housing and Urban Development.

Ia berkata, “Jika kita berhati-hati dalam menaikkan dana federal maka kita bisa memberikan support pertumbuhan ekonomi untuk sementara, meskipun nantinya pertumbuhan kembali melambat atau pasar tenaga kerja menguat, dan apakah inflasi akan terus naik hingga mencapai target 2 persen kita”

Sejauh ini, komentar Yellen tentang kenaikan suku bunga yang tidak pasti di tahun 2016, tidak berpengaruh terhadap harga emas. Emas Comex berjangka bulan Agustus diperdagangkan di  $1,273.90 per ounce turun 1,4% pada siang hari.  Dalam berita ekonomi terbaru yang dirilis minggu lalu, bank sentral menunjukkan bahwa mereka masih memperkirakan adanya dua kali kenaikan suku bunga tahun ini.

“Namun, laju perbaikan dalam pasar tenaga kerja telah melambat akhir-akhir ini, dan hal ini menunjukkan bahwa pendekatan yang hati-hati untuk menyesuaikan kebijakan moneter tetap merupakan langkah yang tepat,” tambahnya.

Yellen menambahkan bawah referendum UK pada minggu ini sangat berpengaruh terhadap perekonomian global.

Meskipun tidak berharap banyak terhadap kenaikan suku bunga, tapi Yellen masih terus memantau kebijakan bank sentral untuk kenaikan bertahap pada akhir ahun ini.

“FOMC terus optimis bahwa kondisi perekonomian akan membaik dan akan berkembang naik meskipun hanya di tingkat dana federal,” katanya.

Royce Medes, ekonom senior di CIBC World Markets mengatakan bahwa Yellen telah menegaskan bahwa ada headwinds kuat yang cenderung mereda dan meninggalkan FOMC dan mempengaruhi kenaikan tarif secara bertahap dan menjaga suku bunga tetap di tingkat netral seperti yang terlihat di masa lalu. Secara keseluruhan, menurut Medes, pidato Yellen hari ini tidak banyak berpengaruh terhadap Fed.

 

Federal Reserve Tidak Melihat Bunga Negatif

Selama periode tanya jawab, Yellen pesimis terhadap potensi suku bunga negative. Dalam jawaban pertanyaan tentang tariff negative , dia berkata bahwa bank sentral memilikidasar hukum untuk mengejar suku bunga negative, namun hal tersebut bukan sesuatu yang dipertimbangkan.

 

Bank Sentral Tidak Melihat Adanya Ancaman dari Suku Bunga Rendah

Yellen berpendapat bahwa kebijakan yang sangat longgar oleh Federal Reserves berpengaruh penting dalam pertumbuhan ekonomi US saat ini dan ancaman akan rendahnya suku bunga di perekonomian Amerika masih kecil.

Meskipun sepertinya terlalu beresiko untuk membeli asset dan investasi untuk mendapatkan keuntungan, namun Yellen berpendapat bahwa hal tersebut bukan ancaman utama bagi perekonomian AS.

Dia juga mengatakan bahwa utang konsumen juga tidak berkembang. (Pr)

 

 

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.