Emas Rally karena Data Ekonomi AS Melemah pada Jumat 13/8

Harga emas menguat dan tidak berubah pada awal perdagangan AS hari Jumat, setelah berada di bawah tekanan jual sederhana semalam (11/8). Penjualan retail AS yang lebih lemah dari yang diharapkan dan angka harga produsen menyebabkan terangkatnya pasar emas. Emas Comex Desember terakhir naik $5,50 per ounce pada $1,355.60. Perak Comex September terakhir naik $0,105 di $20,125 per ounce.

Penjualan ritel AS pada bulan Juli tidak berubah, sementara perkiraan konsensus adalah naik 0,5%. Sementara, harga produsen AS bulan Juli turun 0,4% dari Juni, sementara konsensus naik 0,1%. Data ini jatuh ke dalam kebijakan moneter AS, yang tidak ingin melihat suku bunga naik dalam waktu dekat. Skenario itu akan mengakibatkan bullish-nya pasar logam mulia.

Sebagian besar pasar saham dunia menguat semalam, mencapai rekor harga tinggi di semua tiga indeks saham AS utama pada hari Kamis. Merupakan yang pertama kalinya terjadi sejak tahun 1999. Indeks saham AS dibuka lebih kuat pada sesi perdagangan New York dimulai.

Ada berita ekonomi utama yang rilis dari China pada Jumat (13/8). Produksi industri Juli dilaporkan naik 6,0%, tahun ke tahun. Penjualan ritel pada bulan Juli naik 10,2%, tahun ke tahun. Investasi aset tetap untuk semester pertama tahun ini naik 8,1% dari periode yang sama tahun lalu.

Di Uni Eropa, pertumbuhan ekonomi zona euro turun pada kuartal kedua, menunjukkan kenaikan 0,3% dibandingkan kenaikan 0,6% pada kuartal pertama. Tahun ke tahun, pembacaan PDB kuartal kedua naik 1,6%.

Kunci “outside market” pada Jumat pagi melihat Indeks dolar AS diperdagangkan hampir stabil. Harga minyak mentah Nymex hanya sedikit lebih tinggi pada laporan Arab Saudi yang mengatakan pihaknya siap untuk bekerja dengan negara-negara penghasil minyak lain untuk menstabilkan harga minyak dunia.

Z

 

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.