Emas Rally ke Harga Tertinggi Selama 4 Minggu karena Jatuhnya Dolar AS

Harga emas ditutup lebih tinggi hari Kamis, didorong oleh indeks dolar AS yang melemah tajam dan beberapa ketidakpastian yang muncul di pasar setelah risalah dari Federal Reserve’s Open Market Committee (FOMC) rilis hari Rabu. Emas Comex Februari terakhir naik $16,20 per ounce pada $1,181.50. Perak Comex Maret terakhir naik $0,058 di $16,60 per ounce.

Indeks dolar AS mengalami kerugian besar hari Kamis karena kemunduran korektif setelah indeks mencetak harga tertinggi selama 13 tahun pada hari Selasa. Greenback juga ditekan oleh risalah FOMC hari Rabu sore yang dianggap sedikit dovish untuk kebijakan moneter AS, menyarankan bahwa dolar AS yang menguat bisa menahan pertumbuhan ekonomi AS, dan mengisyaratkan bahwa Federal Reserve sedikit gelisah dengan Presiden Donald Trump dan usulan kebijakan ekonominya.

Kunci “outside market” lainnya pada hari Kamis melihat harga minyak mentah Nymex diperdagangkan lebih tinggi, didukung oleh indeks dolar AS yang jatuh.

Laporan ADP national employment AS hari Kamis menunjukkan pembacaan naik 153.000 pekerjaan pada Desember. Angka itu sedikit lebih rendah dari ekspektasi pasar dan juga membantu untuk mengangkat harga emas. Data penting berikutnya adalah laporan pekerjaan AS hari Jumat dari Departemen Tenaga Kerja. Banyak pasar bisa melihat peningkatan volatilitas setelah laporan pekerjaan Jumat pagi. Angka non-farm payrolls diperkirakan datang di sekitar 185.000 pada bulan Desember.


Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.