Emas Terkoreksi di Bawah Harga Tertinggi 5 Bulan

SINGAPURA – Emas diperdagangkan terkoreksi di bawah level tertinggi lima bulan terakhir karena kepemilikan di SPDR Gold Trust mengalami kontraksi jelang pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB).

Emas untuk pengiriman segera sedikit berubah menjadi USD1.293,32 per ons pada pukul 09.49 pagi di Singapura. Logam ini pada Rabu berada di USD1.305,25, level tertinggi sejak 15 Agustus tahun lalu.

ECB diperkirakan akan melaksanakan program pelonggaran kuantitatif, menyebabkan melemahnya mata uang mendekati level terendah 11 tahun. Sumber di ECB menyatakan bahwa Presiden ECB Mario Draghi mengusulkan dana stimulus sebesar 50 miliar euro hingga Desember 2016.

Aset di SPDR jatuh pada Rabu untuk kali pertama dalam sepekan, menurun dari 742,24 metrik ton, tertinggi sejak Oktober 2014.

“Untuk saat ini, investor akan fokus pada program pelonggaran kuantitatif ECB,” kata analis INTL FCStone Edward Meir seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (22/1/2015).

Rencana ECB berlawanan dengan Federal Reserve, yang memutuskan menaikkan suku bunga. Di sisi lain, pembuat kebijakan Eropa juga sedang fokus pada nasib Yunani yang akan melakukan pemilihan umum (pemilu) pada 25 Januari 2015.

Emas di Comex di New York untuk pengiriman Februari sedikit berubah menjadi USD1.292,70 per ons dan perak untuk pengiriman segera diperdagangkan pada USD18,13 per ons dari sebelumnya USD18,127.

Sementara spot platinum naik 0,2% menjadi USD1.275,75 per ons dan palladium naik 0,7% menjadi USD772,75 per ons. (sindonews.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.