Emas Turun karena Elemen Bearish; Kenaikan Suku Bunga Fed Mungkin Akan Terjadi

Harga emas ditutup cukup rendah pada sesi perdagangan AS hari Selasa. Harga melayang tidak jauh di atas harga terendah selama 10 bulan hari Senin. Penurunan grafik teknis, optimisme tinggi para trader dan investor dan indeks dolar AS yang menguat terus bekerja melawan logam safe haven. Emas Comex Februari terakhir turun $7,10 per ounce pada $1,158.80. Perak Comex Maret terakhir turun $0,252 di $16,935 per ounce.

Pasar mengantisipasi hasil dari kejadian ekonomi yang paling penting bulan ini: pertemuan Federal Reserve AS FOMC yang dimulai Selasa pagi dan berakhir Rabu sore dengan sebuah pernyataan. Sebagian percaya Fed akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam setahun. Bahkan, pasar dana berjangka Fed menunjukkan 100% kesempatan Fed akan menaikkan suku bunga AS pekan ini. Dengan kenaikan suku bunga Fed yang sangat diharapkan, pasar telah menambahkan faktor tersebut ke dalam struktur harga mereka. Jadi, jangan heran jika melihat banyak pasar yang menunjukkan skenario “buy the rumor, sell the fact” setelah pengumuman kenaikan suku bunga Fed yang sebenarnya dikeluarkan. Untuk kasus pasar emas dan perak, skenarionya adalah “sell the rumor, buy the fact.”

Kunci “outside markets” pada hari Selasa melihat harga minyak mentah Nymex diperdagangkan menguat, karena beberapa tindak lanjut setelah harga naik ke harga tertinggi selama 16 bulan pada hari Senin dan kemudian turun dari harga tertingginya pada penutupan pasar hari Senin. Indeks dolar AS diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada awal perdagangan AS. Kenaikan greenback secara teknis tetap kuat karena harga tidak jauh di bawah harga tertinggi selama 13 tahun.

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.