Fed Isyaratkan Naikkan Suku Bunga, Harga Emas Global Terkoreksi

Harga emas batangan Antam dijual Rp536.000 untuk ukuran 1 gram.

VIVAnews – Harga emas berjangka anjlok hampir 2 persen ke level terendah dalam lima pekan terakhir, pada penutupan perdagangan Senin di Bursa New York, Amerika Serikat.

Kekhawatiran investor terkait kebijakan Federal Reserve yang akan menaikkan suku bunga Amerika Serikat pada awal tahun depan memicu pelemahan harga emas.

Seperti diberitakan Marketwatch, Selasa 25 Maret 2014, harga kontrak emas untuk pengiriman April turun US$24,80 (1,9 persen) ke level US$1.311,2 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Menurut data FactSet, pelemahan harga emas berjangka tersebut menjadi penurunan terendah untuk kontrak teraktif sejak 13 Februari. Secara mingguan, pekan lalu harga emas juga merosot 3,1 persen atau level terendah sejak November.

“Yang terjadi pada perdagangan emas saat ini adalah terpengaruh komentar Ketua Federal Reserve, Janet Yellen, tentang suku bunga pada pekan lalu,” ujar Naeem Aslam, Chief Market Analyst, AvaTrade.

Pernyataan Janet Yellen tersebut menyiratkan bahwa The Fed dapat menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang sebelumnya diharapkan pasar. Suku bunga yang tinggi akan memicu penguatan mata uang dolar dan menekan harga emas.

Pasar domestik

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini juga bergerak negatif.

Harga emas batangan Antam dijual Rp536.000 untuk ukuran 1 gram, atau turun Rp6.000 dibandingkan Rp542.000 per gram pada transaksi Senin 24 Maret 2014.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.535.000, ukuran 10 gram Rp5.020.000, ukuran 25 gram Rp12.4725.000, ukuran 50 gram Rp24.900.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp49.750.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp124.250.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp248.300.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini dipatok pada level Rp476.000, merosot Rp6.000 dibandingkan Senin kemarin Rp482.000.  (Viva) (Dn)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.