Fed Pesimis Outlook Ekonomi AS, Emas Bertahan Di US$1.800

Bisnis.com, JAKARTAHarga emas bertahan di level kisaran US$1.180 setelah hasil pertemuan Federal Open Committee tidak memberikan kejutan apapun.

Bahkan, Federal Reserve condong pesimis dengan outlook perekonomian Amerika Serikat.

Pada perdagangan hari ini sampai pukul 8.05 WIB, harga emas Gold Spot terkoreksi tipis 0,09% menjadi US$1.184 per troy ounce atau Rp508.891 per gram, sedangkan harga emas Antam bergerak stagnan di level Rp554.000 per gram.

Mike Mcglone, Direktur ETF Securities LLC mengatakan pasar sudah berekspektasi bahwa hasil pertemuan Federal Reserve (the Fed) kemarin akan bernada negatif untuk kenaikan suku bunga.

“Harga emas berpotensi mendapatkan beberapa dukungan pada perdagangan hari ini bila melihat hasil Federal Open Market Committee (FOMC) kemarin,” ujarnya seperti dilansirBloomberg pada Kamis (18/6).

Dalam FOMC pada 16-17 Juni kemarin, the Fed menyebutkan kenaikan suku bunga kemungkinan besar pada akhir tahun ini dan secara bertahap, tetapi ada kemungkinan pada 2016 dan 2017.

Pasar menilai komentar terakhir menandakan the Fed pesimis terhadap pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) ke depannya. (Sumber: Bisnis)

(Pr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.