Gagal Manfaatkan Pelemahan Dollar, Emas Masih Tertekan Keyakinan Kenaikan Suku Bunga AS

Harga emas kembali lanjutkan pelemahan pada penutupan perdagangan Rabu dini hari tadi (12/11), gagal memanfaatkan pelemahan dollar AS, namun masih tetap tertekan sentimen keyakinan kenaikan suku bunga AS pada bulan Desember ini.  Pelemahan ini merupakan level terendah dalam tiga bulan.

Harga spot emas LLG  turun 0,4 % pada 1,084.96 per dollar per troy ons, terendah sejak 7 Agustus dan tidak jauh dari tingkat terendah 5,5 tahun yang terjadi pada bulan Juli di 1,077 dollar per troy ons.

Sedangkan harga emas berjangka AS untuk kontrak Desember ditutup turun 3,60 dollar pada 1,084.90.

Meningkatnya keyakinan Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga pada bulan Desember untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade telah membuat harga logam mulia ini lebih rendah untuk 10 dari 11 sesi terakhir.

Harga emas diperkirakan masih berpotensi alami tekanan, karena semakin meningkatnya keyakinan kenaikan suku bunga AS untuk dilaksanakan The Fed pada bulan Desember ini, dimana hal ini juga akan semakin menguatkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas akan terus berpotensi lanjutkan pelemahan. Diperkirakan harga emas akan mencoba menembus level Support 1083-1081, dan jika harga berbalik rebound akan mencoba menembus level Resistance 1087-1089. (vibiznews.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.