Harapan Kenaikan Suku Bunga AS Kembali Menekan Harga Emas

Harga emas retreat, turun lebih dari 1 persen ke harga terendah dalam hampir enam tahun pada penutupan perdagangan Rabu dinihari tadi (18/11), lagi-lagi tertekan oleh ekspektasi bahwa Amerika Serikat akan menaikkan suku bunga pada bulan Desember, dan menguatnya dollar setelah aksi teror hari Jumat di Paris.

Harga emas spot LLG turun 1,1 persen pada 1,070.18 dollar per troy ons, setelah sebelumnya jatuh ke  1,065.18 dollar per troy ons, terendah sejak Februari 2010.

Sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup turun 1,4 persen pada  1,068.60 dollar per troy ons.

Harga emas telah jatuh selama 14 dari 15 sesi terakhir di bawah tekanan dari ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade.

Data indikator ekonomi menunjukkan bahwa harga konsumen AS naik pada bulan Oktober setelah dua bulan menurun, hal ini dimasukkan dalam harapan kenaikan suku bunga AS.

Saham di pasar utama rally, sementara dolar AS dan hasil Treasury naik yang memantapkan inflasi untuk harapan kenaikan suku bunga AS akan datang.

Sementara itu harga perak turun 0,1 persen menjadi $ 14,08, terendah sejak akhir Agustus. Harga spot platinum turun 1,7 persen pada $ 845 per ons, terendah sejak Desember 2008, setelah jatuh 16 dari 18 sesi terakhir. Sedangkan paladium turun 1,5 persen menjadi $ 540 per ons.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas akan berpotensi lanjutkan pelemahan dengan sentimen semakin menguatnya harapan kenaikan suku bunga AS yang membuat dollar AS semakin naik. Diperkirakan harga emas akan mencoba menembus level Support 1068-1066, dan jika harga berbalik rebound akan mencoba menembus level Resistance 1072-1074. (vibiznews.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.