HARGA EMAS 23 SEPTEMBER: Spot Turun 8 Poin Ke Level US$1.124,80 Efek Menguatnya Dolar AS

Bisnis.com, JAKARTA–Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange memperpanjang kerugiannya pada Selasa atau Rabu (23/09) pagi WIB, karena babak baru ekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya telah mengangkat dolar AS lebih tinggi.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 8,00 poin, atau 0,71 persen, menjadi menetap di 1.124,80 dolar AS per ounce. Para analis mengatakan bahwa komentar beberapa pejabat The Fed memunculkan putaran baru harapan bahwa The Fed akan menaikkan suku bunganya tahun ini, mendorong dolar AS menguat pada Selasa, sehingga menekan emas berjangka turun lebih lanjut.

Kepala Cabang Federal Reserve Atlanta, Dennis Lockhart, mengatakan pada Senin bahwa ia tetap yakin bank sentral akan menaikkan suku bunga tahun ini, sekalipun gejolak pasar baru-baru ini mengangkat risiko terhadap prospek ekonomi dan inflasi.

Sementara James Bullard, Kepala Cabang Federal Reserve St. Louis, mengatakan pada Senin bahwa masih ada kesempatan The Fed bisa mengangkat suku bunganya pada pertemuan Oktober. (market.bisnis.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.