HARGA EMAS 29 OKTOBER: Pukul 7.51 Wib, Spot Anjlok 16,90 Poin Ke Level US$1.159,20 Pasca Keputusan The Fed

JAKARTA–Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Rabu (Kamis pagi WIB), menyusul pernyataan Federal Reserve AS yang menunda kenaikan suku bunga.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember bertambah 10,3 dolar AS, atau 0,88 persen, menjadi menetap di 1.176,10 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

Harapan awalnya untuk peningkatan suku bunga pada September, namun karena inflasi AS lebih rendah dari perkiraan dan ketegangan di pasar global, harapan itu telah didorong kembali ke 2016, meskipun pernyataan Ketua Fed Janet Yellen pada 25 September di University of Massachusetts, menunjukkan The Fed masih bisa menaikkan suku bunga sebelum akhir 2015.

Kenaikan suku bunga Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil, karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga. Belum ada peningkatan suku bunga The Fed sejak Juni 2006, sebelum awal krisis keuangan Amerika. Indeks Dollar AS berada di bawah tekanan oleh harapan untuk penundaan kenaikan suku bunga hingga pertemuan FOMC terakhir pada Desember. Indeks turun 0,3 menjadi 96,62 pada pukul 17.25 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih murah bagi investor. Analis juga menunggu dan akan memantau dengan seksama data ekonomi yang akan keluar pekan ini. Produk Domestik Bruto (PDB) AS, bersama dengan klaim pengangguran mingguan, akan keluar pada Kamis, dan laporan Pendapatan dan Pengeluaran Pribadi akan keluar pada Jumat.

Ikuti harga pergerakan emas secara live

(sumber: Bisnis)

(tr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.