Harga Emas Anjlok Ke Zona Terendah dalam 7 Pekan

Liputan6.com, New York Harga emas anjlok ke tingkat terendah dalam tujuh pekan seiring prediksi investor jika konflik di Ukraina akan bertambah intensif.

Emas untuk pengiriman Juni , kontrak paling aktif diperdagangkan, ditutup turun US$ 10,50 atau 0,8% menjadi US$ 1.283,80 per ounce . Itu adalah penutupan terendah untuk logam mulia sejak 11 Februari, melansir laman AFP, Selasa (1/4/2014).

Harga emas turun lebih dari 7% sejak 14 Maret, itu karena Barat membatasi respon terhadap aneksasi Rusia terhadap Crimea.

Rusia telah membuat gelisah negara tetangganya dengan berkumpulnya pasukan negara ini di sepanjang perbatasan timur Ukraina. Pihak Moskow mengklaim apa yang merupakan bagian dari latihan rutin pasukan dan memberikan dukungan terhadap harga emas.

Beberapa investor membeli emas sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, logam mulia terlihat memegang nilainya lebih baik dari aset lain pada saat terjadi gejolak pasar.

“Meskipun kehadiran pasukan Rusia di perbatasan Ukraina, jelas pasar percaya que Rusia tidak berniat menyerang Ukraina, dan emas kembali kena diskon,” ujar Ira Epstein, Direktur di Linn Group.

Di sisi lain, investor emas memberikan sedikit tanggapannya terkait komentar Gubernur Federal Reserve Janet Yellen , yang pada hari Senin mengatakan ekonomi AS masih membutuhkan banyak dukungan dari kebijakan suku bunga rendah bank sentral.

“Investor tampaknya Percaya bahwa kita akan mendapatkan angka-angka ekonomi yang lebih baik di musim semi, dan Fed akan menjaga kurs saat ini,” jelas Peter Hug, Direktur Perdagangan Global pada Kitco Metals. (sumber: liputan6)

(Pr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.