Harga Emas Antam Masih Menyusut, Emas Dunia Membaik

Harga jual dan buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini masih meneruskan tren penurunan sejak awal pekan kemarin. Sementara harga emas dunia mulai membaik terdorong melemahnya dolar Amerika Serikat (USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya.

Dilansir dari situs Logammulia.com, Selasa (21/6/2016) harga jual emas di Gedung Antam turun Rp4.000 menjadi Rp590.000/gram dari sebelumnya Rp594.000/gram. Pelemahan juga terjadi pada harga buyback emas Antam sebesar Rp2.000 menjadi Rp538.000/gram dibandingkan kemarin pada level Rp540.000/gram.

Harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.140.000, dengan harga per gram Rp570.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.692.000 dengan harga per gram Rp564.000. Harga emas 4 gram senilai Rp2.244.000 dengan harga per gram Rp561.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.805.000 dengan harga per gram Rp561.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.560.000, dengan harga per gram Rp556.000. Harga emas 25 gram Rp13.825.000 dengan harga per gram Rp553.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp27.600.000, dengan harga per gram Rp552.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp55.150.000, dengan harga per gram Rp551.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp137.750.000, dengan harga per gram Rp551.000, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp275.300.000 dengan harga per gram Rp550.600.

Sementara, harga emas di Pulogadung tercatat menyusut Rp4.000 menjadi Rp590.000/gram dari sebelumnya Rp594.000/gram. Di sisi lain harga emas di Gedung Sarinah juga melemah dengan nominal yang sama menjadi Rp590.000/gram dari sebelumnya Rp594.000/gram.

Dilansir Reuters hari ini, harga emas dunia tercatat lebih tinggi pada awal perdagangan terimbas pelemahan USD saat jejak pendapat Brexit lebih cenderung memilih Inggris tetap bertahan di Uni Eropa. Harga emas di pasar spot meningkat 0,2% menjadi USD1.292,0 per ons pada pukul 00.54 GMT.

Selain itu Bullion justru jatuh 0,7% ketika emas AS bertambah 0,2% menjadi USD1.294,70. Sedangkan pada perdagangan mata uang, pounds mencetak keuntungan cukup besar seiring keyakinan Inggris akan bertahan di Uni Eropa.

(sindonews)

(Tr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.