Harga Emas Antam Merosot di Tengah Kenaikan Emas Global

JAKARTA – Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini di awal pekan tercatat meneruskan tren penurunan ketika emas global justru makin naik. Harapan terhadap keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) yang diyakini menunda kenaikan suku bunga ketika ekonomi global goyah berdampak kepada kenaikan emas dunia.

Dilansir dari situs Logammulia.com, Senin (25/1/2016), harga jual emas Antam turun Rp1.000 ke posisi Rp544.000/gram dari sebelumnya Rp545.000/gram. Penyusutan juga terjadi pada harga buyback emas Antam dengan turun Rp3.000 menjadi Rp487.000/gram dari sebelumnya Rp490.000/gram.

Sementara, emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.048.000, dengan harga per gram Rp524.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.554.000 dengan harga Rp518.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.060.000 dengan harga per gram Rp515.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.575.000 dengan harga per gram Rp515.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.100.000, dengan harga per gram Rp510.000.

Harga emas 25 gram Rp12.675.000 dengan harga per gram Rp507.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp25.300.000, dengan harga per gram Rp506.000. Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp50.550.000, dengan harga per gram Rp505.500.

Harga emas 250 gram mencapai Rp126.250.000, dengan harga per gram Rp505.000, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp252.300.000, dengan harga per gram Rp504.600.

Dilansir Reuters, emas dunia hari ini menanjak jelang keputusan The Fed seputar naik atau tidaknya suku bunga acuan AS. Komite Pasar Saham dijadwal bakal bertemu pekan ini dengan harapan suku bunga tidak berubah pada kisaran 0,25 – 0,50% ketika pembuat kebijakan bakal segera memberikan keputusan.

Harga spot emas dunia naik 0,2% menjadi USD1.100,06 per ons pada pukul 02.37 GMT, setelah pekan kemarin juga membaik 1%. Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari naik 0,4% menjadi USD1,100.60 per ons.

Harga spot perak naik 0,6% menjadi USD14.09 ons dan palladium juga membaik naik 0.3% di posisi USD495.50. Platinum memanjat naik 0,5% menjadi USD833.76 per ons,  setelah terpuruk ke posisi terendah dalam tujuh tahun terakhir di posisi USD806.31. (ekbis.sindonews.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.